Connect With Us

Bayi Malang Tergeletak di Perimeter Selatan Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 November 2018 | 16:43

Bayi laki-laki yang ditemukan oleh petugas Aviation Security (Avsec) di Pos 01 SCTV Selatan kini di rawat di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok bayi laki-laki ditemukan tergeletak di Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Senin (26/11/2018).

Bayi malang yang masih dalam kondisi hidup itu ditemukan sekitar pukul 05.40 WIB,  diduga ditinggal oleh ibu kandungnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi itu pertama kali ditemukan Idup, karyawan PT Gatran.

Kemudian, ia melaporkan penemuan bayi itu kepada petugas Aviation Security (Avsec) di Pos 01 SCTV Selatan.

Selanjutnya petugas Avsec, Gunawan Supangat langsung melakukan koordinasi terhadap CIV/DANRU.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta, Dr. Anas Ma'ruf membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.

"Benar, tadi dibawa ke KKP. Setelah kami cek kesehatannya kemudian kami berkoordinasi dengan Polres Bandara Soetta," ujarnya, Senin (26/11/2018).

Setelah dinyatakan sehat, bayi yang diperkirakan baru berusia 1 bulan tersebut diserahkan ke pihak kepolisian dan selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial.(RMI/HRU)

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

TANGSEL
Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:01

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill