Connect With Us

Bertahan Saat Pandemi, UMKM Binaan AP II Disuruh Buat Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:10

Wastafel portabel produksi UMKM mitra binaan PT Angkasa Pura II. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura (AP) II mendorong UMKM dibidang konveksi yang telah menjadi mitra binaan, untuk beralih khusus menjadi produsen masker kain di tengah pandemi COVID-19 ini. 

Saat ini sudah terdapat mitra binaan UMKM PT AP II di sejumlah daerah yang beralih menjadi produsen masker kain dan hazmat.

Bahkan, mitra binaan UMKM di bidang welding atau pengelasan kini juga beralih menjadi produsen wastafel portabel.

Direktur Keuangan PT AP II Wiweko Probojakti menuturkan strategi bertahan bagi UMKM di tengah pandemi ini yakni harus dapat melakukan penyesuaian bisnis. Dengan bimbingan dari PT AP II, maka UMKM dapat beradaptasi.

Sejalan dengan itu, kami mengarahkan agar UMKM yang telah menjadi mitra binaan untuk beralih menjadi produsen masker kain, hazmat dan wastafel portabel,” ujar pria biasa dipanggil dengan Dodit ini, Minggu (28/6/2020).

Adapun UMKM yang telah beralih menjadi produsen masker kain tersebut berlokasi di Tangerang, Depok, Bekasi, Pontianak, Jambi, dan Bandung.

Diantaranya yang kini menjadi produsen APD Coverall di Depok. Sementara yang beralih menjadi produsen wastafel portabel, ada di sejumlah wilayah operasional PT AP II.

“Sebagai bentuk dukungan, kami juga membeli produk-produk mereka untuk digunakan di bandara-bandara yang kami kelola,” jelas Dodit.

Dodit mengatakan saat ini PT AP II juga tengah mengajak mitra binaan UMKM lainnya untuk juga dapat mencari peluang di tengah pandemi.

“Permintaan terhadap masker memang ada, karena di tengah pandemi ini masyarakat wajib menggunakan masker di dalam aktivitas sehari-hari. UMKM bisa melihat peluang seperti ini untuk tetap bertahan di tengah pandemi,” jelasnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 1991 hingga Mei 2020, dana program kemitraan yang disalurkan PT AP II sebagai modal bagi UMKM mencapai Rp616,63 miliar. Dana diperuntukkan bagi 31.202 mitra binaan.

Mitra binaan tersebut tesebar di seluruh wilayah di mana bandara-bandara PT AP II beroperasi. Program kemitraan juga telah banyak melahirkan pengusaha sukses seperti pengrajin rumah bamboo, jaket kulit, batik kayu, batik kain, baju muslim, aksesoris, dan kini produsen masker dan APD Coverall.

Kami berharap program kemitraan ini dapat membuat kelompok usaha skala kecil dan menengah menjadi lebih produktif dan berkembang, sehingga perekonomian masyarakat lebih meningkat,” jelas Dodit. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Sabtu, 12 September 2026 | 17:22

Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill