Connect With Us

Rapid Test di Bandara Soetta, Perempuan ini Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 19 September 2020 | 13:41

Ilustrasi Pelecehan Seksual (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang perempuan berinisial LHI, mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga medis ketika menjalani rapid test di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

Dia menceritakan kronologi peristiwa itu di akun Twitternya, @listongs. Dia menyebut peristiwa ini dialaminya saat hendak berangkat ke Nias melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 13 September 2020. 

Dia pun menjalani rapid test sebagai syarat penerbangan di Terminal 3 pada pukul 04.00 WIB dengan waktu penerbangan pukul 06.00 WIB. 

"Aku test rapid-nya di tempat resmi yang sudah disediakan oleh Bandara Soetta," tulisnya seperti dikutip TangerangNews pada Sabtu (19/9/2020). 

Setelah melakukan rapid test, dia mengatakan petugas yang memeriksa rapid test-nya itu, yang juga terduga pelaku pelecehan seksual dan pemerasan menunjukan hasil rapid test dengan hasil reaktif.

Namun justru terduga pelaku menyarankan agar LHI melakukan rapid test kembali dan terduga pelaku menjamin akan memberikan hasil non reaktif dari tes keduanya.

Setelah mendapat surat rapid test dengan hasil non reaktif dan hendak menuju keberangkatan, terduga pelaku menghampiri LHI dan meminta sejumlah uang atas surat dengan hasil reaktif yang dibuatnya.

LHI mengatakan terduga pelaku melakukan pelecehan seksual dengan ciuman dan meraba payudara setelah dirinya melakukan transfer uang sebesar Rp1,4 juta ke terduga pelaku yang membuat dia merasakan trauma mendalam.

"Perasaanku hancur, benar-benar hancur," tulisnya. 

Namun karena kondisi bandara saat itu masih sepi, waktu menunjukan masih sekitar pukul 4 pagi, dia merasa tidak bisa melawan dan meminta tolong.

Setelah tiba di Nias, LHI sempat melaporkan kejadian yang dia alami ke kepolisian setempat. Namun polisi setempat menyarankan LHI untuk melapor ke polisi di mana tempat kejadian perkara berlangsung.(RMI/HRU)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Panduan Lengkap SPMB SMA-SMK Negeri Banten 2026: Jadwal, Jalur Masuk dan Aturan Jarak Zonasi

Panduan Lengkap SPMB SMA-SMK Negeri Banten 2026: Jadwal, Jalur Masuk dan Aturan Jarak Zonasi

Rabu, 29 April 2026 | 21:26

Saat ini Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA, SMK dan SKh Negeri 2026-2027 di Provinsi Banten memasuki tahapan Pra SPMB yang berlangsung sejak 20 April 2026 hingga 31 Mei 2026.

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Cegah Kecelakaan Akibat Jalan Rusak, Pemkot Kebut Perbaikan di Pelintasan KA Stasiun Poris

Cegah Kecelakaan Akibat Jalan Rusak, Pemkot Kebut Perbaikan di Pelintasan KA Stasiun Poris

Kamis, 30 April 2026 | 14:50

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mempercepat perbaikan kerusakan jalan di perlintasan sebidang rel kereta api (KA) Stasiun Poris di Jalan Maulana Hasanuddin, Batuceper.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill