Connect With Us

Pemerintah Datangkan 1,8 Juta Vaksin COVID-19 Tahap 2 via Bandara Soekarno-Hatta 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 31 Desember 2020 | 16:37

Sebanyak 1,8 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (31/12/2020). (@TangerangNews / Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.)

TANGERANGNEWS.com—Sebanyak 1,8 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac tiba via Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Kamis (31/12/2020). 

Kedatangan vaksin ini merupakan yang kedua kalinya setelah 1,2 juta vaksin Sinovac tiba pada 6 Desember 2020 lalu.

Sebelumnya, pesawat Boeing 777-300 ER dari maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-890D lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, kemarin (30/12/2020), sekitar pukul 19.55 WIB dan mendarat di Beijing Capital International Airport, Kamis (31/12/2020), sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Vaksin yang dimuat dalam 10 Envirotainer tersebut kemudian langsung diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat yang sama dan mendarat sekitar pukul 11.55 WIB.

Sebanyak 1,8 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (31/12/2020).

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, vaksin kemudian dibawa ke warehouse Garuda Indonesia terlebih dahulu untuk dilakukan pengisian ulang daya Envirotainer. Rencananya, vaksin akan langsung dibawa untuk disimpan di Kantor Pusat Bio Farma di Bandung.

Tampak hadir saat penjemputan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (RED/RAC)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill