Connect With Us

Kemensos Siap Dampingi Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Januari 2021 | 14:51

Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama rombongannya saat mendatangi Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

 

Dia memastikan akan memberikan pendampingan psikoterapi untuk para keluarga korban. 

 

"Kementerian Sosial Insya Allah akan tetap membantu. Saat ini posko pendampingan ada di Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Mercure, Tanjung Priok, dan di RS Polri. Kita juga menyiapkan ambulans untuk angkutan (keluarga) korban," ujarnya, Senin (11/1/2021). 

Baca Juga : 

 

Kemensos juga akan menjadi penghubung antara pihak keluarga dengan pemerintah daerah asal korban. Terkait asuransi kepada para korban, Kemensos sudah berkoordinasi dengan Jasa Raharja.

 

"Ada 24 kota dan kabupaten yang menjadi domisili para korban. Setahu saya asuransi ada satu dari Boeing, jadi itu yang harus kita siapkan. Nanti misalkan ternyata ke pengadilan, Kemensos pun yang akan membantu mengakseskan," jelas Risma.

 

Risma menuturkan pihaknya tidak tahu terkait berapa nilai asuransi yang akan diberikan kepada keluarga korban dari Jasa Raharja, maskapai dan juga Boeing. 

 

"Bukan ranah kita. Kita hanya menjadi penghubung karena bukan tidak mungkin, ahli waris meminta menghubungkan ke pihak bank. Kami yang akan menghubungkan dengan perbankan," tuturnya. 

 

Risma menambahkan, saat ini pihaknya telah mendatangi para keluarga korban dari penumpang pesawat rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu. 

 

"Saya perintahkan langsung siapkan trauma healingnya," pungkasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill