Connect With Us

Pasca Insiden Sriwijaya Air, Menhub Inspeksi di Bandara Soekarno Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Januari 2021 | 15:02

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pesawat (ramp check) Batik Air nomor registrasi PK – LBH di sisi udara (air side) Di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 09.00 WIB. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi guna memastikan keselamatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, pasca kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Menhub terjun langsung untuk mengecek kesiapan pesawat (ramp check) Batik Air nomor registrasi PK – LBH di sisi udara (air side) Di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 09.00 WIB.

Adapun ramp check di dalam operasional sehari-hari dilakukan oleh inspektur yang ditunjuk oleh regulator.

“Hari ini kita melaksanakan ramp check, suatu proses di mana semua pesawat yang akan berjalan dilakukan penelitian terlebih dahulu terhadap fungsi mesin, fungsi pergerakan. Oleh karenanya kami pastikan bahwa pesawat yang akan take off di semua bandara di Indonesia dengan suatu kualifikasi laik,” ujar Menhub.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menjelaskan di dalam ramp check dilakukan pemeriksaan mendetail guna menjamin kelaikan pesawat untuk beroperasi.

"Termasuk antara lain mencakup pemeriksaan log book catatan pesawat terkait mesin, struktur dan operasional," jelasnya.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan koordinasi dilakukan antara PT Angkasa Pura II dengan AirNav Indonesia untuk memastikan keamanaan pergerakan pesawat selama di bandara.

“Ground movement dilakukan berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, sehingga pergerakan pesawat dipastikan memenuhi aspek keselamatan,” ujarnya.

AirNav Indonesia merupakan penyedia jasa navigasi penerbangan yang mengoperasikan menara Air Traffic Controller (ATC) termasuk di Bandara Soekarno-Hatta. Adapun personel di menara ATC yang bertugas memantau lalu lintas penerbangan.

Kolaborasi antara PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta dan AirNav Indonesia diimplementasikan melalui konsep berbasis teknologi yakni Airport Collaborative Decision Making (A-CDM).

Stakeholder lain yang berkolaborasi di dalam konsep A-CDM adalah pihak ground handling yang menunjang operasional maskapai.

"Seperti misalnya melakukan penanganan penumpang, bagasi penumpang pesawat, kargo, hingga menyediakan berbagai peralatan untuk pergerakan pesawat di darat,” ujar Awaluddin.

Konsep A-CDM ini meningkatkan kolaborasi lebih erat antara PT Angkasa Pura II, AirNav Indonesia, pihak ground handling, dan maskapai.

Adapun output yang dihasilkan dari kolaborasi melalui A-CDM ini adalah terjaganya aspek keselamatan penerbangan dan tingginya tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) maskapai sehingga aspek safety, security, service through compliance atau dikenal dengan 3S + 1C dapat selalu dipenuhi oleh stakeholder di Bandara Soekarno Hatta. (RAZ/RAC)

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill