Connect With Us

Janjikan Jadi Pegawai Tetap Maskapai di Bandara Soetta, Tukang Rias Tipu Teman Ratusan Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Februari 2021 | 15:10

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Alexander Yurico saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka berinisial NAP. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Tukang rias pengantin menipu temannya dengan modus menjanjikan jadi pegawai tetap di maskapai penerbangan Citilink, Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Pelaku berinisial NAP bahkan berhasil meraup uang korban hingga Rp100 juta.

 

Kasus ini berawal ketika berinisial NAP, bertemu dengan Andiyansyah, teman sekolahnya yang juga suami korban, pada bulan November 2020. Lalu, tersangka mengajak keduanya untuk bekerja sebagai petugas counter check in di maskapai Citilink.

Namun pelaku meminta syarat, agar korban bisa diterima harus membayar secara bertahap dengan total Rp34.637.700.

 

“Dalihnya untuk keperluan biaya masuk kerja, uang seragam dan training,"tutur Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Alexander Yurico, Senin (8/2/2021).

Uang sudah disetor sejak bulan November lalu, namun hingga kini apa yang dijanjikan tersangka tidak terealisasi. Seperti penempatan kerja dan gaji bulanan Rp 4 sampai 5 juta, tidak kunjung didapat.

 

Untuk meyakinkan korban sudah diterima bekerja di Citilink, tersangka membuat grup chat Whatsapp yang seolah-olah itu adalah grup resmi kantor. Hal ini untuk keperluan absensi karyawan harian.

 

“Dibilangnya korban sudah diterima namun harus bekerja Work From Home (WFH) karena pandemi. Korban diwajibkan absen harian di grup tersebut, lengkap dengan nomor ID pegawai,” tambah Alexander.

 

Atas penipuan tersebut, korban langsung melaporkannya ke Polresta Bandara Soetta. Hingga akhirnya, tersangka diamankan di kostannya di daerah Duri Kosambi, Jakarta Barat. 

 

Dari keterangan tersangka, polisi berhasil mengungkap enam korban lain. Dalam sekali aksi, setiap korban dimintai uang sebesar Rp 15 sampai 20 juta. Sehingga bila ditotal, tersangka sudah mengantongi hampir Rp 100 juta.

 

Sementara, Kasat Reskrim juga memprediksi, bukan hanya ada enam korban yang ditipu tersangka, melainkan masih banyak lagi.  "Kemungkinan iya. Makanya, kami mengimbau bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan dengan modus yang sama, silahkan melaporkan ke kami," tuturnya.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill