Connect With Us

Menhub Minta Petugas Bandara Soetta Jangan Lengah Periksa Izin Terbang Penumpang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 Mei 2021 | 13:07

| Dibaca : 799

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memantau langsung aktifitas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Selasa (11/5/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menjelang lebaran, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, memantau langsung aktifitas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Selasa (11/5/2021). 

Didampingi Muhammad Awaluddin Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Menhub memastikan pelayanan penerbangan tetap ada meski pelarangan mudik masih berlaku hingga 17 Mei 2021. 

"Di sini memastikan bahwa pergerakan di Bandara Soetta ini tetap ada pelayanan. Meski ada peniadaan mudik, kita tetap memberi kesempatan pergerakan kepada mereka yang dikecualikan," tuturnya.

Meski begitu, Budi menekankan, para operator bandara dan juga Satgas Penanggulangan COVID-19, untuk tidak lengah dalam pemeriksaan dokumen izin terbang milik calon penumpang.

Baik itu dari unsur PT Angkasa Pura II, KKP, Imigrasi ataupun maskapai seperti Garuda Indonesia dan Citilink. 

"Kepada Satgas dan stakeholder terkait, agar Protokol Kesehatan dan SOP yang sudah ditetapkan, baik itu untuk mereka yang akan terbang ataupun tiba dan dikarantina, untuk dijalankan secara ketat," ujanya.

Dia pun menugaskan kepada setiap maskapai untuk tetap beroperasi guna menjaga operasional selama pelarangan mudik.

Pihaknya juga telah melarang penerbangan charter ataupun dari luar negeri. Pelarangan ini akan berlanjut hingga 17 Mei, atau selama masa larangan mudik.   Namun hal tersebut akan dievaluasi pada 18 Mei, apakah larangan itu bisa dilanjutkan.  

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Hariyadi mengatakan, bila selama pelarangan mudik pergerakan penumpang dan pesawat turun hingga 90 persen lebih. 

"Justru turun, kecenderungan turun hingga 90 persenan. Kalau dilihat hari ini, kecenderungan turun akan berlanjut di keesokan harinya lagi, masih akan tetap turun," tutur Agus.

Lalu, angka penurunan pergerakan tersebut paling rendah terjadi pada hari ini. Dengan pergerakan hanya 7 ribuan penumpang. 

"Kemarin itu 8.000, lalu kemarin lusa 10 ribuan, hari ini 7.000, besok diprediksi juga 7.000," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Motif Pelaku Sewa Pembunuh Bayaran Tembak Ketua Majelis Taklim di Tangerang Gegara Istri Disetubuhi

Motif Pelaku Sewa Pembunuh Bayaran Tembak Ketua Majelis Taklim di Tangerang Gegara Istri Disetubuhi

Selasa, 28 September 2021 | 19:51

TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap motif pembunuhan berencana terhadap Armand alias Alex, 43, Ketua Majelis Taklim yang berprofesi sebagai paranormal di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang

BANTEN
Makam Sultan Hasanuddin di Banten Lama Mulai Dipadati Peziarah

Makam Sultan Hasanuddin di Banten Lama Mulai Dipadati Peziarah

Sabtu, 25 September 2021 | 11:22

TANGERANGNEWS.com- Aktivitas wisata religi di kawasan Banten Lama kembali berjalan sejak sebulan lalu dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian dan organisasi kemasyarakatan

TANGSEL
Terpilih Aklamasi, Robi Amin Dipercaya Nahkodai Gabpeknas Provinsi Banten

Terpilih Aklamasi, Robi Amin Dipercaya Nahkodai Gabpeknas Provinsi Banten

Selasa, 28 September 2021 | 19:48

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (DPD Gabpeknas) Provinsi Banten menggelar musyawarah daerah (Musda) ke-IV secara daring pada Selasa, 28 September 2021

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin