ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Para penumpang mulai memadati Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada H-1 perayaan Natal, Jumat 24 Desember 2021 pagi.
Terpantau di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, penumpang mulai berdatangan sejak pukul 05.00 WIB.
Rata-rata dari mereka ingin terbang dengan rute penerbangan domestik melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Kepadatan penumpang pun tidak terhindari lagi mulai dari pemeriksaan dokumen kesehatan sampai check in counter.
"Mau liburan aja sih, ke Bali. Sudah rencana memang dari sebelum ada pengetatan gini," kata Justin, calon penumpang.
Justin mengaku sudah menaati semua aturan kesehatan saat akan terbang ke Pulau Dewata.
Seperti hasil negatif Covid-19 melalui metode PCR, surat keterangan sehat, dan masker lapis.
"Ya cemas-cemas dikit sih ada varian Omicron gini, tapi mau gimana lagi. Sudah rencana jauh dan emang pingin liburan. Ini pergi sama keluarga aja sih," tuturnya.
Senada, Fakar, wisatawan yang hendak ke Bali untuk berlibur melepas penat selama tahun 2021.
"Mau jalan-jalan aja sih, ya udah siap lah sama segalanya. Kalau emang karantina ya karantina, yang penting udah liburan," kata Fakar.
Seperti diketahui, PT Angkasa Pura II memprediksi puncak arus pergerakan penumpang yang meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta diramalkan akan terjadi pada Jumat ini.
PT Angkasa Pura II juga meramalkan akan ada lonjakan penumpang sebanyak 20 sampai 25 persen pada H-1 perayaan Natal 2021 ini.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGSebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews