Connect With Us

3.000 Banser Banten Ikut Apel di Jakarta

Mohamad Romli | Selasa, 18 April 2017 | 10:00

Ilustrasi Banser. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-3.000 personel Banser Banten berangkat ke Jakarta untuk mengikuti apel dan kemah kemanusiaan di Ragunan, Jakarta, Selasa (18/4/2017).


Personel Banser Banten tersebut diberangkatkan menggunakan bis dari masing-masing kota dan kabupaten di Banten dan akan bergabung dengan 15.000 Banser lainnya dari wilayah Jawa dan Lampung.

Dikatakan Khoirun Huda, Sekretaris Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Banten, keberangkatan personil Banser Banten ke Jakarta tersebut dalam rangka memperingati Harlah Gerakan Pemuda Ansor ke-83.

Kegiatan harlah tersebut, lanjut Huda, akan berlangsung selama dua hari, 18-19 April 2017 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta.
Dalam perkemahan tersebut, beragam acara akan digelar, diantaranya bakti sosial dan donor darah.

"Ini adalah bentuk ke-khidmat-an Banser kepada masyarakat," katanya.

BANTEN
62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

Senin, 9 Maret 2026 | 15:43

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.

BANDARA
4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Selasa, 3 Maret 2026 | 15:33

Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill