Connect With Us

Giliran Gubernur Wahidin Jenguk Korban Kebakaran di RSU Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Oktober 2017 | 17:00

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat menjenguk para korban kebakaran di RSU Kabupaten Tangerang, Jumat (27/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com -Gubernur Banten, Wahidin Halim yang juga akrab disapa WH menjenguk para korban kebakaran yang sedang dirawat di RSU Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Tangerang, Jumat (27/10/2017).

Dirinya datang bersama dengan rombongannya tiba di RSU pada pukul 14.30 WIB.

"Sekarang yang dirawat dirumah sakit agar cepat sembuh, saya prihatin kepada mereka yang berniat mencari nafkah malah terkena musibah," ujarnya.

Mantan wali kota Tangerang merasa prihatin dengan korban dengan memberikan santunan kepada para korban sebanyak Rp10 juta.

"Kondisi para korban yang saya lihat memang ada yang masih belum sadar, luka bakarnya cukup parah," kata dia.(DBI/HRU)

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill