Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com-Angka Kecelakaan di Tol Tangerak-Merak terus meningkat pada setiap tahunnya. Sampai bulan November di tahun 2017 ini saja sudah mencapai angka 581 kecelakaan.
Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti, Sunarto Sastrowiyoto mengatakan bahwa penyebab dari banyaknya terjadi kecelakaan di Tol merupakan akibat dari kurangnya konsentrasi dalam mengendarai kendaraan.
"Dari jumlah kecelakaan terbanyak adalah akibat dari manusia sendiri kurangnya persiapan, mengantuk, kurangnya antisipasi, jadi kita perlu pendidikan dan tukar pikiran kepada pengguna jalan bagaimana cara berkendara yang baik untuk keselamatan," tuturnya dalam keterangan Pers pada Sabtu (25/11/2017).
Menurut Sunarto, faktot lain terjadinya kecelakaan di Tol Tangerang-Merak adalah kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang.
"Namun ketentuan dengan SPM dalam waktu 1x24 jam Lubang tersebut harus ditambal. Sebetulnya, kalau ada lubang dan pengendara jalannya pelan-pelan tidak akan terjadi kecelakaan," ungkapnya.
Sunarto menghimbau untuk para pengguna jasa Tol Tangerang-Merak diharapkan mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada. “Sehingga untuk pengendara lebih aman, nyaman, bisa memasyarakat dalam menggunakan jalan dengan pengendara lainnya," jelasnya.(RAZ/HRU)
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat Fasilitas Kesehatan (Faskes) guna mengantisipasi adanya temuan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews