Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim mengecam aksi pengeboman dan tindakan teroris yang akhir-akhir ini mengganggu rasa keamanan dan kenyamanan masyarakat nasional. WH bahkan menyebut saat ini tengah menyiapkan skema penanganan teror jangka pendek dan panjang untuk Provinsi Banten.
" Skema pengamanan teror kita punya, jangka pendeknya kita serahkan pada kepolisian dan aparatur negara lainnya. Jangka panjang membangun sistem pembinaan untuk mengkoreksi pemahaman mereka yang salah," ucap Wahidin usai menggelar Rakor bersama Wali Kota Tangsel di Puspemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga, Serua Ciputat, Selasa (15/5/2018).
Mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini pun mengutuk aksi biadab kelompok teroris dan meminta masyarakat Banten tetap tenang dalam menghadapi kondisi saat ini. Dirinya pun menyebut Pemprov Banten akan lebih sering lagi melakukan penyuluhan, sosialisasi, kunjungan ke Pesantren dan masyarakat.
"Perlu ada kontrol tempat -tempat tinggal. Pak RT kita akan minta lakukan pengamanan, yang tinggal lebih 24 jam wajib lapor ke Pak RT," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPermintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews