Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018) disorot Gubernur Banten, Wahidin Halim. Bahkan, sosok yang akrab disapa WH itu terjun langsung ke dua sekolah yang terlibat.
"Kemarin Gubernur sudah mendatangi dua sekolah itu, dan berdiskusi dengan ketua yayasan dan kepala sekolahnya," ujar Ikhsan Ahmad, staf ahli Gubernur Banten kepada TangerangNews.com, Kamis (2/8/2018).
Dalam diskusi itu, kata Ikhsan, WH meminta meminta agar segera dibangun komunikasi antar dua sekolah yang berseteru itu, baik dari pihak kepala sekolah dan Organsasi Intra Sekolah (OSIS).
"Gubernur sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa tawuran itu, sehingga meminta segera dibangun komunikasi antar sekolah itu," tambahnya.
Lanjut Ikhsan, WH juga berpesan, peristiwa serupa tidak boleh kembali terjadi, karena bukan saja merugikan siswa, sekolah dan keluarganya tapi juga merugikan dunia pendidikan.WH menegaskan, pengawasan terhadap siswa bukan hanya dengan pendekatan pencegahan pada kenakalan pelajar, namun diperlukan harmonisasi program pendidikan.

"Apakah itu ekstrakulikuler atau program lainnya yang dapat menjadi jembatan komunikasi antar sekolah. Sehingga, setiap sekolah berkompetisi dalam prestasi bukan dengan cara-cara yang liar seperti ini," jelas Ikhsan memaparkan harapan WH.
Masih kata Ikhsan, pelajar di Banten dituntut Gubernur memiliki peran dan keberanian dalam hal yang positif. Selain itu, aktif menggali nilai-nilai inovatif dan mau berpacu untuk suatu prestasi yang dapat dibanggakan.
"Karena pelajar yang berprestasi tentu akan menjadi kebanggan kita semua," tukasnya.
Diketahui, puluhan pelajar yang terlibat tawuran dari dua sekolah yakni SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri terjadi di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018). Selain menggunakan batu, dua kelompok pelajar itu juga membawa beragam senjata tajam.
Akibat tawuran itu, Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala. Senjata tajam sejenis pedang tertancap dipipi kirinya. Bahkan tim medis di RS Hermina, Serpong tidak bisa melakukan tindakan medis karena keterbatasan perlengkapan medis. Korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta.(MRI/RGI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGGelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Pendaftaran PLN Mobile Jawara Run 2026 segera dibuka. Masyarakat yang ingin mengikuti event lari tersebut dapat melakukan registrasi mulai 28 September hingga 3 Oktober 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews