Connect With Us

WH Sumringah "Dibanserkan" Saat Apel Kebangsaan

Mohamad Romli | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 21:07

Gubernur Banten Wahidin Halim ketika diberikan jaket loreng khas Banser oleh Ketua Umum Ansor Gus Yaqut pada saat Apel Kebangsaan Gerakan Pemuda Ansor Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu (25/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri Apel Kebangsaan Gerakan Pemuda Ansor Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu (25/8/2018).

Apel yang diikuti ribuan anggota Ansor dan Banser di Banten itu turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni.

Dalam kesempatan itu, Gus Yaqut, demikian sapaan Ketua Umum Ansor tersebut, turut membanserkan Wahidin Halim. WH dihadiahi jaket loreng khas Banser yang langsung dipakaikan oleh Gus Yaqut.

Apel Kebangsaan Gerakan Pemuda Ansor Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu (25/8/2018).

Wajah WH pun tampak sumringah, ia terus menebar senyum kepada ribuan peserta apel tersebut.

"Saya sangat bahagia bisa hadir disini, seorang Gubernur hadir disini. Inilah bentuk kerjasama dan kebersamaan diantara kita," ucap WH.

WH juga bercerita, jika dikeluarganya di Tangerang ada yang pernah menjabat Ketua GP Ansor. Karenanya ia memuji kiprah Ansor yang dikatakannya hampir di setiap desa memiliki kader yang militan.

"Saya tahu persis di setiap desa ada gerakan pemuda Ansor, sebagai gerakan yang selalu membela ulama, membela masyarakat, bangsa dan negara," tambahnya.

Ia juga bernostalgia soal kiprah pamannya yang menjabat sebagai pimpinan gerakan pemuda Ansor itu. Kata WH, kala itu Ansor berani berhadapan dengan aliran ideologi komunis.

"Begitu beraninya sahabat-sahabat, pemuda dari Ansor dan Banser. Soliditas dan koordinasi juga luar biasa," pujinya.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap Ansor, WH bahkan menawarkan memberikan bantuan langsung. Hal itu dikatakannya menjawab kelakar Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Banten, Ahmad Nuri yang mengatakan jika ada anggotanya tidak hadir karena terkendala seragam.

"Kalau kurang-kurang baju, minta saja sama Gubernur. Langsung saja, Gubernur ini baik. gak perlu pakai hibah, berapa sih harga seragam Ansor, paling Rp25 ribu. Saya sanggup, Insya Allah. Tapi juga dukung pemerintah Provinsi," kelakarnya yang disambut tawa peserta.

Mantan Wali Kota Tangerang itu juga bercerita soal program pembangunan Pemprov Banten yang harus mendapatkan dukungan masyarakat, diantaranya pendidikan gratis, kesehatan gratis dan infrastruktur.

Kata dia, yang paling monumental adalah pembangunan di kawasan Banten lama. kawasan tersebut, lanjutnya, sedang dilakukan penataan, diantaranya dengan pembebasan lahan seluas 1,2 hektar dan rehabilitasi gedung.

"Kita kembalikan kejayaan Sultan (Banten), Kita anggarkan 250 miliar. Kita angkat lagi kejayaan Banten, mulai dari Banten lama," katanya.

WH juga mengatakan, konsep perjuangan Ansor selaras dengan konsep dan program yang tengah dikerjakannya selaku Gubernur.

Diketahui, turut hadir juga dalam apel kebangsaan itu ulama kharismatik Banten KH abuya Muhtadi Dimyati.

Selain apel kebangsaan, secara bersamaan turut dilakukan pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Banten dan Pimpinan Cabang (PC) di delapan Kabupaten/Kota di Banten.(RAZ/HRU)

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill