Driver Ojol Menangis di Polsek Kelapa Dua, Jadi Korban Penipuan Orderan Fiktif
Rabu, 2 April 2025 | 12:33
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa bencana alam tsunami yang menerjang kawasan pantai di Pandeglang, Banten pada Sabtu (22/12/2018) menyisakan duka mendalam bagi warga Kota Tangerang.
Informasi yang dihimpun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan per-pukul 16.00 WIB pada Minggu (23/12/2018) ini, korban meninggal tsunami berjumlah 222 orang, korban luka-luka mencapai 843 orang, dan 28 orang lainnya dinyatakan hilang.
Dari ratusan korban tersebut, satu di antaranya merupakan pegawai Puskesmas Gembor, Periuk, Mudrik Sudrajat, 31 yang telah dimakamkan dikediamannya di Kampung Karawaci Ilir RT 03/03 Karawaci, Kota Tangerang sore ini.
Selain Mudrik, diketahui lima warga Kota Tangerang lainnya juga menjadi korban akibat tsunami.
Kelima orang korban tersebut di antaranya :
1. Liaw Lie Cu, perempuan, 40 tahun, warga Cipondoh.
2. Feni, perempuan, 23 tahun, warga Cipondoh.
3. Nathan, laki-laki, 4 tahun, warga Cipondoh.
4. Budi Gunawan, laki-laki, 28 tahun, warga Karang Tengah, Ciledug.
5. Andi Mugni, laki-laki, 27 tahun, warga Batu Ceper.
Kelimanya terdaftar dalam daftar nama korban bencana di posko UPT Puskesmas Cimanggu, Pandeglang yang diterima TangerangNews. Mereka hingga kini masih menjalani perawatan.(MRI/RGI)
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.
Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.