PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026
Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:05
PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".
TANGERANGNEWS.com - Klinik As-Syifa di gedung C Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten kebakaran. Penyebab kebakaran belum diketahui.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, api membakar klinik tersebut saat pegawai di klinik yang berlokasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) tersebut sedang melaksanakan salat Jumat.

Api pertama kali muncul dari gudang yang berada di sebelah klinik. Para pegawai yang berada di lokasi sempat memadamkan api dengan air seadanya.
Mengetahui kejadian tersebut, pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian untuk memadamkan api. Satu unit modil damkar dikerahkan untuk menjinakkan api.
"Bidang Damkar BPBD Kabupaten Serang memberangkatkan 1 unit Mobil water pump 5.000 Liter dan mobil water supply 3.000 Liter guna melakukan perbantuan penanganan kebakaran di Dinkes Provinsi Banten Kawasan KP3B," kata Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma dalam keterangannya, Jumat (14/6/2019).
Api baru berhasil dipadamkam sekitar satu jam kemudian. Penyebab kebarakan belum diketahui. Namun, diduga akibat korsleting listrik. Kerugian akibat kebakaran tersebut juga belum bisa ditaksir. (MI/MRI/HRU)
PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".
TODAY TAGFestival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews