Connect With Us

PPDB 2019 Dikeluhkan, Begini Kata Dindik Banten

Maya Sahurina | Senin, 17 Juni 2019 | 13:21

Maksis Sakhabi, MAP (Pelaksana KCD Kab. Tangerang). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Kabupaten Tangerang khsusnya para calon murid mengeluhkan minimnya informasi mengenai pembukaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tingkat SMA dan SMK tahun 2019.

Abdul, salah satu warga Cikupa Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa ia tidak tahu kalau hari ini PPDB online telah dibuka.

"Saya tidak tahu kalau hari ini hari pertama PPDB dan menurut saya juga bikin ribet kami," ungkapnya, Senin (17/6/2019).

Sementara Kepala Cabang Dinas Kabupaten Tangerang pada Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Maksis Sakhabi menerangkan, terkait dengan keluhan masyarakat akan informasi PPDB, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara bertahap.

"Kami lakukan sosialisasi dikalangan para kepala sekolah dan penyelenggara sekolah dan kami juga tekankan kepada pihak sekolah agar hasil sosialisasi itu langsung informasikan lagi ke masyarakat," jelasnya.

Menurut Maksis, karena adanya peraturan zonasi, jadi lebih efektif jika pihak sekolah yang melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kalau ada masyarakat yang belum tahu, kami mohon maaf atas kekurangan ini. Tetapi nanti kami akan sampaikan kembali kepada pihak sekolah agar segera kembali memberikan sosialisasi, mengingat waktunya sangat singkat," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, pendaftaran PPDB hanya berlangsung 1 minggu, karena pihaknya hanya menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Kalau soal waktu 7 hari ini karena memang sudah aturan dari pusat, kita hanya mengikuti acuan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan kalau kita lihat sejauh ini tidak ada kendala serius," tukasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Senin, 7 September 2026 | 13:26

Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill