Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Kabupaten Tangerang khsusnya para calon murid mengeluhkan minimnya informasi mengenai pembukaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tingkat SMA dan SMK tahun 2019.
Abdul, salah satu warga Cikupa Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa ia tidak tahu kalau hari ini PPDB online telah dibuka.
"Saya tidak tahu kalau hari ini hari pertama PPDB dan menurut saya juga bikin ribet kami," ungkapnya, Senin (17/6/2019).
Sementara Kepala Cabang Dinas Kabupaten Tangerang pada Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Maksis Sakhabi menerangkan, terkait dengan keluhan masyarakat akan informasi PPDB, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara bertahap.
"Kami lakukan sosialisasi dikalangan para kepala sekolah dan penyelenggara sekolah dan kami juga tekankan kepada pihak sekolah agar hasil sosialisasi itu langsung informasikan lagi ke masyarakat," jelasnya.
Menurut Maksis, karena adanya peraturan zonasi, jadi lebih efektif jika pihak sekolah yang melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat.
"Kalau ada masyarakat yang belum tahu, kami mohon maaf atas kekurangan ini. Tetapi nanti kami akan sampaikan kembali kepada pihak sekolah agar segera kembali memberikan sosialisasi, mengingat waktunya sangat singkat," imbuhnya.
Ia juga menyebutkan, pendaftaran PPDB hanya berlangsung 1 minggu, karena pihaknya hanya menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Kalau soal waktu 7 hari ini karena memang sudah aturan dari pusat, kita hanya mengikuti acuan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan kalau kita lihat sejauh ini tidak ada kendala serius," tukasnya.(RAZ/RGI)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews