Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Dibuka 13 April, Ini Jadwal dan Syarat Daftarnya
Selasa, 7 April 2026 | 19:43
Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi membuka masa pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru atau Pra SPMB Tahun Ajaran 2026.
TANGERANGNEWS.com-Forum Komunikasi Pengusaha Cilegon (FKPC) berencana melakukan ekspansi dengan membentuk koperasi kerakyatan. Koperasi itu nantinya akan memberdayakan masyarakat kecil dan menengah.
Wadah bisnis kerakyatan itu akan diberi nama Koperasi Cilegon Mandiri Sejahtera. Rencananya, wadah itu akan dideklarasikan pada Desember mendatang. Para pengusaha kini sedang mengurus izin untuk pembentukan koperasi.
"Badan usahanya sama seperti koperasi yang lain namun kita akan kembangkan warung kerakyatan, kuliner dan budaya yang akan kita tarik dari seluruh anggota FKPC," kata Ketua FKPC, Husen Saidan kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).
Koperasi ini akan menekankan pada pembentukan warung rakyat sejahtera (waras) untuk menunjang ekonomi kerakyatan. Waras diharapkan dapat mengalahkan pamor waralaba seperti Indomaret dan Alfamart. Dengan begitu, perputaran uang akan berada di sekitar masyarakat dan tidak dimonopoli oleh satu kalangan.
Baca Juga :
"Dengan adanya koperasi nanti kan semua rata tidak ada yang naik banget atau turun banget," kata dia.
Untuk menunjang revolusi digital 4.0, warung yang akan dikelola di tiap kelurahan bakal berbasis digital dengan tidak menelantarkan rakyat sekitar. Misalnya, kata Husen, jika ada warga yang ingin membeli barang semisal sembako, bisa langsung memesan lewat aplikasi.
Dengan begitu, petugas pengantar barang belanjaan akan diantar langsung oleh tukang ojek pengkolan. Upaya ini dikatakan agar semua lini bisa bekerja dan mendapat benefit dari koperasi rakyat.
"Salah satunya akan kita buat transaksi digital, tinggal kita klik kita anter, nanti yang nganternya ojek pangkalan," katanya.(RMI/HRU)
Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi membuka masa pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru atau Pra SPMB Tahun Ajaran 2026.
TODAY TAGHujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir memicu banjir di puluhan titik.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Masalah banjir yang tak kunjung usai di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, memicu kritik pedas dari Senayan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews