Connect With Us

25 Ribu Warga Tangerang Belum Nikmati Listrik

Muhamad Ikbal | Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:58

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra saat berdiskusi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten, di Sekretariat PWI Banten, Jalan Jenderal Sudirman, No. 25, di Kota Serang, Kamis (24/10/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra mengatakan, saat ini 55 ribu warga Banten belum menikmati listrik. Dari jumlah tersebut, hampir setengahnya adalah warga Tangerang.

Dede mengaku merasa heran, karena Tangerang yang dikenal sudah masuk kategori metropolitan masih menghadapi persoalan tersebut.

"Ada sekitar 55 ribu warga Banten yang belum teraliri listrik, 25 ribu adalah warga Tangerang. Bahkan, Tangsel juga masih ada," ujarnya saat berdiskusi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten, di Sekretariat PWI Banten, Jalan Jenderal Sudirman, No. 25, di Kota Serang, Kamis (24/10/2019).

Lanjut dia, jumlah tersebut berusaha kurangi oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Tapi jumlah yang diajukan untuk tahun 2020 itu hanya 10 ribu sambungan. Kami menganggap jumlah tersebut kurang, semestinya 30 ribu (sambungan). Karena kalau cuma 10 ribu, akan berat ke depannya," imbuhnya.

Selain soal sambungan listrik ke rumah warga, Dede juga menyinggung soal penerangan jalan umum (PJU).

"Masih banyak jalan yang PJU-nya belum maksimal. Ini juga yang kami dorong di APBD 2020," katanya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi membuka Pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Mahasiswa untuk Murni Tahun Anggaran 2027.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill