Connect With Us

Dirikan Perwakilan di Banten, ABUPI Siap Koordinasi dengan Pemda

Mohamad Romli | Rabu, 4 Desember 2019 | 19:15

Ketua ABUPI Korwil Banten, Widi Hartono. (Istimewa / Istimewa)

 

Cilegon - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) resmi memiliki perwakilan di Banten. Inventarisir permasalahan pelabuhan di Banten akan jadi tugas pokok.

Selain menyerap aspirasi, koordinasi dengan pemerintah baik pusat maupun daerah bakal gencar dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada di pelabuhan. Fokus ABUPI adalah menyerap aspirasi para pengelola badan usaha pelabuhan.

Kegiatan peresmian Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia di Banten.

"Ini adalah yang pertama di Banten di bentuk ABUPI. sebenarnya kita mau mewadahi sebagai forum komunikasinya para badan usaha pelabuhan di wilayah Banten, aspirasi mereka permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh BUP termasuk terminal untuk kepentingan sendiri ( TUKS ) dan terminal khusus di wilayah Banten," kata Ketua ABUPI Korwil Banten, Widi Hartono kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Ada beberapa permasalahan di BUP yang menjadi kendala, yakni pendanaan, legalitas, dan perizinan. Dengan tiga macam permasalahan itu, ABUPI akan coba menjembatani untuk berkomunikasi ke pemerintah.

"Pasti kita terus mengkoordinasikan ini dengan pemerintah pusat, daerah, dan kota. Kemudian kita juga meningkatkan kapabilitias dari SDM di bidang kepelabuhan, nanti ada training kepelabuhanan dari pusat maupun dari internal ABUPI," ujarnya.

Widi mengatakan, selain di Banten, ABUPI sudah berdiri sejak 5 tahun lalu. Namun, di Banten baru terbentuk untuk mempermudah komunikasi antara BUP dan pemerintah.

"Selama ini ABUPI sudah ada di tingkat nasional, sudah lima tahun, tapi di wilayah Banten ini belum ada koordinator wilayah, sebenarnya ini hanya wilayah koordinator Banten saja. ABUPI salah satu asosiasi yang diminta masukan revisi undang-undang kepelabuhanan atau maritim," kata dia.(RMI/HRU)

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

HIBURAN
Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04

Howard Johnson by Wyndham Tangerang resmi memperkenalkan The Cendana Ballroom yang mampu menampung hingga 1.000 tamu untuk konsep standing reception maupun cocktail party.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill