Connect With Us

Serikat Buruh di Banten Tolak Omnibus Law

Maya Sahurina | Selasa, 7 Januari 2020 | 19:47

| Dibaca : 1586

Konferensi pers PD FSPKEP SPSI Banten terkait Konsep hukum perundang-undangan Omnibus law di DPC K-SPSI Sudirman di Tigaraksa, Selasa (7/1/2020). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Rencana pemerintah pusat yang melakukan terobosan hukum melalui Omnibus law ditolak buruh di Banten yang tergabung dalam LKS Tripatrit Provinsi Banten.

Penolakan itu karena kebijakan tersebut dinilai akan merugikan buruh.

Konsep hukum perundang-undangan Omnibus law sempat disinggung Presiden Joko Widodo dalam pidato pertamanya setelah dilantik sebagai Presiden RI 2019-2024, Minggu (20/10/2019).

Setidaknya, ada dua UU besar yang akan digodog pemerintah, yakni UU Cipta Lapangan Kerja dan kedua, UU Pemberdayaan UMKM.

Buruh menilai, UU Cipta Lapangan Kerja akan menghilangkan upah minimum, pesangon, fleksibilitas pasar kerja/penggunaan outsourcing diperluas, lapangan pekerjaan yang tersedia berpotensi diisi tenaga kerja asing dan jaminan sosial juga terancam hilang.

"Untuk hal itu pemerintah enggak bisa menjamin. Tidak ada kepastian kesejahteraan bagi kaum pekerja. Pemerintah tidak berani menjamin tidak adanya degradasi kesejahteraan bagi kaum-kaum pekerja (dalam UU tersebut)," ujar Ketum PD FSPKEP SPSI Banten Afif Johan saat menggelar konferensi pers di DPC K-SPSI Sudirman di Tigaraksa, Selasa (7/1/2020).

Selain itu, wacana memberlakukan upah per jam dalam UU tersebut dinilai akan merugikan buruh.

"Sekitar 74 UU Ketenagakerjaan akan menjadi sasaran Omnibus Law dengan alasan untuk mendorong perekonomian nasional" terang Afif.

Lanjut Afif,  pemerintah harus mengkaji ulang, karena menurutnya penyederhaaan itu tidak menjamin serikat pekerja. 

"Hasil pertemuan bersama pimpinan serikat akan membuat rekomendasi kepada Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten agar RUU Omnibus Law tidak ditetapkan menjadi Undang-undang," pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Bertanding Besok, Persita Sudah Pegang Kelemahan Arema FC

Bertanding Besok, Persita Sudah Pegang Kelemahan Arema FC

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:15

TANGERANGNEWS.com-Sukses mengamankan poin maksimal di laga kandang pekan kedelapan melawan Persikabo pekan lalu, kini Persita tancap gas untuk kembali fokus di laga pekan kesembilan

WISATA
Keren, Cikolelet Serang Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik se-Indonesia

Keren, Cikolelet Serang Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik se-Indonesia

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 16:59

TANGERANGNEWS.com-Desa Cikolelet Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Banten, terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik se-Indonesia dalam Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)

BISNIS
Ada Pameran Produk Lokal Nusantara di Creartive Culture Home Summarecon Mall Serpong

Ada Pameran Produk Lokal Nusantara di Creartive Culture Home Summarecon Mall Serpong

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:21

TANGERANGNEWS.com-Summarecon Mall Serpong (SMS) didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menghadirkan Creartive Culture Home (C2H)

PROPERTI
Kementerian PUPR Pelajari Proyek Township BSD City

Kementerian PUPR Pelajari Proyek Township BSD City

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:17

TANGERANGNEWS.com-Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempelajari pembangunan pusat pertumbuhan kota baru proyek township BSD City Tangerang, Banten

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin