Connect With Us

Soal WN Cina Terinfeksi Corona, Dinkes Cilegon: Hoax

Mohamad Romli | Kamis, 6 Februari 2020 | 16:29

Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Arriadna saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (6/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah kalangan di Cilegon diramaikan pemberitaan keberadaan WN Cina diduga terinfeksi virus corona. Kelapa Dinas Kesehatan membantah kabar tersebut.

Kabar itu beredar di kalangan warga dan beberapa pejabat yang resah atas pemberitaan yang menyatakan bahwa seorang TKA asal Cina yang bekerja di PT Wilmar di Bojonegara, Serang terinfeksi virus corona. TKA itu diketahui bermukim di Sukmajaya, Cilegon.

"Sampai sejauh ini kayaknya berita itu bukan berita benar, karena kalau perusahaan ada di wilayah Cilegon, perusahaan itu punya dokter perusahaan dan sudah saya kontak semua, kalau toh ada yang datang tugas mereka adalah melakukan pengawasan secara sesuai dengan protap isolasi 14 hari harusnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Arriadna kepada wartawan, Kamis (6/2/2020).

Arriadna mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Banten. Kabar itu dipastikan hoax lantaran tak ada bukti bahwa TKA itu terpapar virus corona. Hasil pemeriksaan yang dilakukan pun negatif coronavirus.

"Kasus yang diberitakan itu sejauh ini kita tidak mendapatkan cerita, baik dari Serang, karena banyak pekerja rumahnya di Serang kerjanya di Cilegon atau sebaliknya. Sejauh ini kita belum dapat laporan dari dinas kesehatan Serang bahwa ada TKA, mereka yang terkena coronavirus," ujarnya.

Guna mengantisipasi penyebaran virus corona. Dinkes Cilegon sudah berkoordinasi rutin dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten dan Dinas Ketenagakerjaan. Ia meminta seluruh elemen dapat mengawasi dengan ketat kedatangan hingga keberadaan TKA yang ada di Cilegon.

"Saya juga minta Pak Kadisnaker untuk menyurati perusahaan agar mematuhi protap ini (isolasi 14 hari) karena protap ini adalah protap yang dikeluarkan oleh Kemenkes," kata dia. (RAZ/RAC)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Ayo Daftar! PLN Mobile Jawara Run 2026 Dibuka 28 September, Bisa Dapat Cashback Token Listrik Rp50 Ribu

Ayo Daftar! PLN Mobile Jawara Run 2026 Dibuka 28 September, Bisa Dapat Cashback Token Listrik Rp50 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 18:57

Pendaftaran PLN Mobile Jawara Run 2026 segera dibuka. Masyarakat yang ingin mengikuti event lari tersebut dapat melakukan registrasi mulai 28 September hingga 3 Oktober 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill