Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Karyawan PT Krakatau Bandar Samudeta (KBS), anak usaha PT Krakatau Steel menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di Cilegon. Bantuan itu diberikan mengingat tenaga medis di Cilegon kekurangan APD untuk menghadapi wabah corona.
Bantuan APD itu diberikan ke RSUD Cilegon dan RS Krakatau Medika. Bantuan APD diserahkan dari hasil sumbangan karyawan PT KBS.
"Ditengah situasi terbatasnya APD bagi tenaga medis dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia khususnya Cilegon, kami berinisiatif untuk memberikan bantuan APD kepada para tenaga medis RSKM dan RSUD Cilegon sebagai garda terdepan melawan COVID-19. Kita semua perlu bersatu saling mendukung agar situasi ini segera berlalu," kata Direktur Utama PT KBS, Alugoro Mulyowahyudi, Senin (30/3/2020).

Alugoro menyampaikan, bantuan itu diharapkan dapat membantu tenaga medis di Cilegon yang sedang berjuang di garis depan melawan COVID-19 yang tengah mewabah di Indonesia.
Ketua Himpunan Karyawan (HIMKAR) PT KBS, Heri Setiawan menyampaikan bahwa gotong royong bersama ini merupakan wujud kepedulian PT KBS dan Group terhadap kesehatan dan
keselamatan tenaga medis yang bertugas melayani masyarakat di tengah pandemi virus Corona,
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat mendukung kelancaran para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya dan pandemi virus corona ini dapat segera berlalu” ujar Heri. (RMI/RAC)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews