Connect With Us

Antisipasi PHK Dampak COVID-19, LBH Ansor Banten Buka Posko Pengaduan Buruh

Mohamad Romli | Kamis, 9 April 2020 | 12:53

Personel Lembaga Bantuan Hukum Ansor Banten. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pandemi virus Corona (COVID-19) berdampak langsung terhadap dunia industri di Tangerang. Ribuan buruh telah dirumahkan, bahkan tak menutup kemungkinan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Banten pun membuka posko pengaduan Buruh bagi yang terdampak COVID-19. 

"Dampak pandemi COVID-19 sangat berpotensi menggangu industri dan pelaku usaha, akibatnya gelombang PHK atau setidaknya perusahaan meliburkan buruh tentu sangat besar. Hal ini menjadi landasan utama mengapa posko itu dibentuk," ujar Ketua LBH Ansor Alfin Putrawan, Kamis (9/4/2020).

Menurut Alco,  sapaan akrab Alfin, bahwa kehadiran posko pengaduan terdampak COVID-19 ini sebagai ikhtiar LBH GP Ansor Banten untuk membantu  masyarakat terdampak, terutama buruh pabrik.

"Kita ingin agar buruh atau pekerja yang terdampak dapat terdata dengan baik, selanjutnya data tersebut akan kita sampaikan kepada pihak terkait sebagai acuan dalam mengambil kebijakan", ujarnya.

Pengacara muda ini juga menjelaskan bahwa mekanisme aduan saat ini menggunakan pola online. "Kami buka aduan online melalui google form di https://bit.ly/FormAduanBuruh-Covid19. Juga call centre di  +62813-1094-7958 (khusus WA) dan +62813-1094-7958 (untuk telepon)," jelas Alco.

Hal senada disampaikan Sekretaris GP Ansor Banten Khoirun Huda. Menurutnya, dampak pandemi COVID-19 akan sangat besar. Sehingga perlu hadir sebuah wadah yang bisa menjadi penyambung lidah masyarakat. Terutama buruh pabrik dan usaha kecil.

Posko pengaduan, kata dia, setidaknya akan mendata sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah tentang program dan arah kebijakan yang akan dilaksanakan.

"Setahu kami saat ini Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sedang mempersiapkan jaring pengaman sosial. Kami harap nantinya tidak ada double bantuan, jangan sampai karena lemahnya data ada masyarakat/buruh terdampak yang justru tidak mendapatkan, sementara yang lain malah dapat double ," terang Huda.

Huda juga menyampaikan bahwa saat ini GP Ansor Banten telah membuat dua satuan tugas untuk membantu penanganan COVID-19 . 

"Kami sudah bentuk dua satuan tugas yakni posko aduan masyarakat dan buruh terdampak COVID-19, dan tim gugus tugas COVID-19," terangnya. 

Dua satuan tugas tersebut menurut Huda juga sudah mulai berjalan melalui Pimpinan Cabang Ansor di delapan kota/kabupaten yang ada di Banten.(RMI/HRU)

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:45

Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill