Connect With Us

Banjir, Kerugian Warga Kruwuk Cilegon Tembus Ratusan Juta

Mohamad Romli | Rabu, 6 Mei 2020 | 16:06

Warga Kampung Tegal Wangi Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum, Kota Cilegon, membersihkan rumah usai diterjang banjir bandang, Rabu (6/5/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang merendam permukiman warga Kampung Tegal Wangi Kruwuk, RT 03 dan 04 RW 07, Kelurahan Rawa Arum, Kota Cilegon, menyebabkan harta benda miliki warga rusak. 

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi banjir, kondisi warga kini sangat memprihatinkan karena sebagian besar barang yang mereka miliki rusak parah, bahkan tidak bisa digunakan kembali.

“Mau mandi susah, karena mesin pompa air rusak, kulkas rusak dan perabotan rumah tangga pun ikut hanyut,” ujar Wahyu, warga setempat,  kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

Tak hanya itu, lanjutnya, kendaraan roda dua yang ia miliki pun rusak parah karena terendam air selama hampir 12 jam. Kasur, televisi, dan alat elektronik lainnya juga ikut terendam air sehingga kini tidak bisa digunakan.

“Kita hanya bisa pasrah. Bukan di rumah saya saja yang kayak gini, tapi mayoritas rumah warga lain mengalami hal serupa, bahkan ada yang lebih parah,” katanya.

Fenti, seorang ibu rumah tangga, sangat terpukul karena kejadian banjir ini. Pasalnya, bukan hanya perkakas rumah tangga dan alat elektronik yang rusak, melainkan barang dagangan berupa pakaian beserta kelengkapan lainnya pun ikut terendam.

“Kalau ditotal, kerugian mencapai Rp47 juta,” tuturnya.

Tak hanya Fenti, warga lainnya pun menaksir kerugian yang mereka derita, yaitu berkisar antara Rp20–33 juta.

Ketua RT 03/07, Kelurahan Rawa Arum, Nasehudin, mengatakan bahwa banjir ini merupakan banjir terbesar yang dialami warga Kampung Tegal Wangi Kruwuk selama ini. Ketinggiannya mencapai hampir dua meter atau setinggi leher orang dewasa.

“Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian berupa materil sangat luar biasa,” ujarnya.

Beserta perangkat RW lainnya, ia telah menghimpun data. Ada sekitar 70 rumah warga yang terdampak banjir dengan estimasi total kerugian mencapai Rp505 juta. 

Hingga kini, banyak warga yang mengeluhkan kerusakan barang yang terhitung sangat besar. Namun, hingga kini belum ada pihak yang berkenan memberikan ganti rugi.

“Selain kebutuhan logistik, warga juga membutuhkan uang untuk memperbaiki barang-barang yang rusak dan kini terdata telah mencapai ratusan juta,” tuturnya.

Menyikapi hal ini, lanjut Naseh, sebagian warga telah berupaya meminta pertanggungjawaban kepada salah satu pabrik yang selama ini dianggap menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir rutin di permukiman warga tersebut.

“Sudah kita ajukan, tapi belum mendapat respons. Kami harap pihak terkait dapat memberikan solusi, termasuk pemerintah setempat,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, sebagian besar warga meminta agar segala bentuk bantuan, baik logistik maupun materil, dapat disalurkan melalui RT atau langsung kepada warga yang terdampak. (RMI/RAC)

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill