Connect With Us

Ditemukan Daging Oplosan, LBH Ansor Banten Desak Operasi Pasar Lebih Masif

Mohamad Romli | Senin, 18 Mei 2020 | 20:59

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Ansor Banten. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Bantuan Hukum Ansor Banten mendesak pemerintah daerah di Banten untuk melakukan pengawasan lebih ketat atas penjualan daging sapi dan kerbau di pasar tradisional. Hal ini karena ditemukan daging sapi yang dicampur daging babi dalam operasi pasar di Kota Tangerang.

"Temuan ini menjadi penting dan harus dilakukan pengawasan lebih ketat pada penjualan daging menjelang Idul Fitri ini," ungkap Ketua LBH Ansor Banten, Alfin Putrawan, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, masyarakat bisa tergiur oleh penawaran harga daging yang lebih murah dengan modus daging impor karena situasi pandemi Corona telah membuat daya beli menurun.

"Kondisi daya beli masyarakat yang melemah ini bisa dijadikan celah para pedagang nakal. Karenanya, kasus daging oplosan jangan sampai terulang lagi," tegasnya.

Untuk memastikan hal tersebut, Alfin meminta semua pemerintah daerah kabupaten/kota di Banten memperketat pengawasan penjualan daging sapi dan kerbau di pasar tradisional.

"Selain itu, kami juga mengimbau ada operasi pasar dari pemerintah, sehingga masyarakat bisa membeli daging sapi dengan harga yang lebih murah. Ini solusi untuk membantu masyarakat yang tengah lemah daya belinya," pungkasnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill