Connect With Us

Sumadi Seng Yakini Gotong Royong Percepat Indonesia Atasi COVID-19

Mohamad Romli | Selasa, 19 Mei 2020 | 18:44

Pimpinan PT Indonesia Seia Sumadi Seng (kanan) memberikan bantuan secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga yang terdampak wabah COVID-19 di Tangerang, Banten, Selasa (19/5/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Nilai gotong royong dan semangat saling membantu sejatinya bagian dari budaya bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Ini terlihat dari sejarah negeri ini, dimana bangsa Indonesia bisa melewati berbagai bencana karena adanya semangat saling membantu antar warga. 

Demikian juga pada pandemi COVIS-19 ini, saling membantu antar warga mendukung upaya pemerintah, diyakini Sumadi Seng, pengusaha yang juga penggiat lembaga swadaya masyarakat, akan mendorong Indonesia lebih cepat bisa melewatinya.

“Bangsa ini sudah membuktikan jati dirinya, bahwa saling bantu antar warga dalam semangat gotong royong menjadi unsur penyatu dan penyemangat untuk bisa melewati berbagai bencana. Indonesia juga akan melewati pandemi ini dengan semangat yang sama, saling bantu,” kata Sumadi Seng, pengusaha pimpinan PT Indonesia Seia saat penyerahan bantuan sembako kepada ribuan warga Tangerang bersama Yayasan Sahati, Selasa (19/5/2020).

Sumadi yang juga Dewan Pembina Yayasan Sahati mengatakan, pemberian bantuan sembako adalah salah satu upaya untuk membantu mereka yang tak terdaftar dalam data penerima berbagai bantuan pemerintah. Kali ini, pemberian sembako ini menyasar beberapa wilayah di pinggiran Tangerang Raya. PT Indonesia Seia sendiri sudah beberapa kali memberikan sumbangan penanganan COVID-19, namun lebih kepada alat kesehatan, seperti APD, dan rapid test, pelindung wajah ( face shield ) dan lainnya.

Di kesempatan bantuan kali ini, sekitar 2.500 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan itu, juga melibatkan para pimpinan gereja. Ada 27 pendeta dari beberapa gereja, ikut dalam penyaluran bantuan kepada jemaat mereka. Bantuan juga menyasar para warga di beberapa wilayah pinggiran Tangerang Raya. Sebelumnya 4.000 paket sembako mereka juga salurkan ke bagian lain di wilayah Tangerang.

Tak Cocok Hanya Sekali

Pendeta Eko dan Pendeta Stefanus yang turut hadir di kesempatan ini, menyampaikan terimakasihnya dan apresiasi terhadap dukungan PT Indonesia Seia, Sumadi Seng, dan Yayasan Sahati. Eko menjelaskan, banyak warga yang tak terliput data penerima bantuan pemerintah, karena juga punya kendala dokumen identitas dan lainnya. 

“Apa yang dilakukan Yayasan Sahati dan PT Indonesia Seia ini membantu mereka. Sudah banyak juga yang sampai makan pun kesulitan. Kami mendoakan, agar bantuan ini terus bergulir dan banyak yang tergugah hatinya melakukan yang sama,” beber Pendeta Eko.

Sebaliknya, Abdi J Batee selaku Ketua Yayasan Sahati dan Marinus Gea selaku Ketua Pembina, menegaskan, upaya membantu warga negara adalah tugas mulia yang harus dilakukan. Mereka yang diberikan Tuhan kelebihan dalam rezeki, harus membantu lainnya yang kekurangan. Marinus menyebutkan, kegiatan bantuan ini rutin dilakukan.

“Perbuatan baik itu tidak cocok hanya sekali. Teruslah berbuat baik,” kata Marinus yang juga anggota Komisi III DPR ini.

Sumadi Seng, pengusaha Then Herry Nio dan Yayasan Sahati juga sebelumnya memberangkatkan banyak bantuan ke sejumlah daerah bersama mantan menteri perdagangan Enggartiasto Lukita. APD yang berhasil dikumpulkan yakni 1,3 juta masker bedah, 300 ribu masker KN-95, 40 ribu pelindung wajah (face shield), 60 ribu medical safety suit, dan sarung tangan medis 100 ribu set. Ada juga 175 ribu unit alat rapid test dan 30 unit ventilator. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Dislipidemia Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi di Kota Tangerang

Dislipidemia Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi di Kota Tangerang

Rabu, 2 September 2026 | 18:46

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang mengungkap sejumlah temuan dominan terkait faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yang berkaitan dengan kondisi metabolisme dan gaya hidup masyarakat.

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

PROPERTI
Tak Hanya Bangun Hunian, Komunitas hingga UMKM di Kawasan Paramount Petals Kian Bertumbuh

Tak Hanya Bangun Hunian, Komunitas hingga UMKM di Kawasan Paramount Petals Kian Bertumbuh

Rabu, 2 September 2026 | 19:55

Pembangunan sebuah kota mandiri tidak hanya berbicara mengenai rumah, jalan, maupun kawasan komersial. Kehidupan sosial masyarakat juga menjadi bagian yang terus dibangun di Paramount Petals, Tangerang.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill