Connect With Us

'Debu' Asal Banten Senilai Rp1,7 Miliar Diekspor ke Myanmar

Redaksi | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:42

Kantor Karantina Pertanian Cilegon mengkarantina bleaching earth sebelum di ekspor untuk memenuhi ketentuan Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Cilegon memeriksa bleaching earth sebanyak 440 ton senilai 1,7 miliar rupiah untuk tujuan Myanmar.

Bleaching earth merupakan bahan yang digunakan terutama dalam pemurnian minyak dan lemak nabati. Selain itu, juga dapat digunakan untuk pemurnian minyak kelapa sawit. 

Bleaching earth diproses dari tanah yang mengandung kalsium bentonit. 

Sedangkan proses produksinya sendiri relatif sederhana yakni tanah dihancurkan menggunakan mesin. Setelah itu dilakukan penggilingan dengan suhu tertentu kemudian di saring lagi hingga berukuran 200 mess. 

Arum Kusnila Dewi Kepala Karantina Pertanian Cilegon mengatakan ekspor bleaching earth terus meningkat.

"Meski baru tengah tahun, ekspor ditahun 2020 ini telah melebihi jumlah sepanjang tahun lalu, dimana Cilegon mampu ekspor ke Myanmar sebesar 1.012 ton dengan nilai 4 milar rupiah, sedangkan ditahun 2019 hanya ekspor sebesar 768 ton dengan nilai 3,2 miliar rupiah," katanya dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).

Karantina Pertanian Cilegon memfasilitasi ekspor dengan tindakan karantina untuk memenuhi ketentuan Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS) dalam hal eksportasi  bleaching earth. Sehingga diterima oleh negara tujuan dan tidak mengalami penolakan.

Arum berharap, eksportasi bleaching earth asal Banten terus meningkat sehingga menjadi salah satu komoditas wajib lapor karantina yang menyukseskan program Gratieks Kementerian Pertanian.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menyebutkan bahwa pihaknya akan terus mendorong ekspor dengan melakukan fasilitasi ekspor komoditas pertanian melalui program GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Ekspor Pertanian) sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill