Connect With Us

Corona Belum Reda, BKI Bantu Tenaga Medis di Cilegon

Mohamad Romli | Rabu, 15 Juli 2020 | 17:32

Penyerahan bantuan ke Puskesmas Grogol dari BKI, Rabu (15/7/2020). (@TangerangNews / Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Pandemi virus Corona (COVID-19) belum mereda, jumlah orang yang terpapar virus Corona belum menunjukkan penurunan meski adaptasi kebiasaan baru mulai diberlakukan.

Kepedulian sejumlah instansi pemerintah baik BUMN, BUMD, dan swasta masih dibutuhkan terutama untik tenaga medis yang menangani pasien terinfeksi virus Corona.

Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Kementerian Perhubungan menyerahkan bantuan sejumlah peralatan medis untuk membantu tenaga medis di Cilegon.

"Bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan kami sebetulnya mengalokasikan dana bina lingkungan di wilayah terdekat," kata Kepala BKI Cabang Utama Banten, Syamsul Bahri seusai menyerahkan bantuan di Puskesmas Grogol, Rabu (15/7/2020).

Meski terbilang tak banyak, bantuan untuk tenaga medis diharapkan dapat membantu keterbatasan tenaga medis di Cilegon dalam hal peralatan medis untuk dipakai para tenaga kesehatan tersebut.

"Kita berikan bantuan berupa masker medis sama baju hazmat. Mudah-mudahan ini bisa membantu," ujarnya.

Bantuan diserahkan langsung ke Kepala Puskesmas Grogol drg Pebriyant Damayanti oleh Kepala BKI Cabang Utama Banten, Syamsul Bahri. Turut hadir Senior Manager BKI, Ahiyad Rifaid dan beberapa pegawai BKI. (RMI/RAC)

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill