Connect With Us

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi Hingga 8 Agustus

Mohamad Romli | Sabtu, 25 Juli 2020 | 19:43

Salah satu suasana pernikahan saat pandemi di Griya Sangiang Mas, Jalan Rajawali IV No.16 Kavling 4, RT 04/11, Gebang Raya Periuk, Kota Tangerang, kemarin. (GVG Pothografy / GVG Pothografy)

 

TANGERANGNEWS.com-Status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk wilayah Tangerang Raya yakni meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, kembali diperpanjang hingga dua pekan ke depan atau 8 Agustus 2020.

Hal itu mengemuka setelah diputuskan dalam Rapat Evaluasi PSBB VI untuk Wilayah Tangerang Raya, Sabtu, (25/7/2020). 

Rapat secara virtual tersebut diikuti oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Forkopimda Provinsi Banten, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten, Forkopimda wilayah Tangerang Raya, serta para kepala OPD terkait di wilayah Tangerang Raya.

Salah satu suasana pernikahan saat pandemi di Griya Sangiang Mas Jln Rajawali IV No:16 Ka:4 Rt 004 Rw 011 Gebang Raya Periuk, Kota Tangerang, kemarin.

Salah satu suasana pernikahan saat pandemi di Griya Sangiang Mas, Jalan Rajawali IV No.16 Kavling 4, RT 04/11, Gebang Raya Periuk, Kota Tangerang, kemarin.

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, target atau goal Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Banten adalah warga masyarakat Banten sadar akan protokol kesehatan. 

Meski kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi. Tapi ada juga kelompok atau beberapa orang yang belum sadar sehingga harus menjadi perhatian.

“Silakan Bapak Ibu mempertimbangkan kembali. Kita perpanjang dengan beberapa tekanan atau catatan. Kita perpanjang dengan beberapa pengecualian, atau kita cabut perpanjangan. Tergantung keyakinan kita,” ungkap WH.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta PSBB tetap dilanjutkan dengan adanya pelonggaran-pelonggaran yang diberikan untuk aktivitas masyarakat. "Tetapi dengan catatan dimana seluruh komponen mematuhi protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.

Salah satu suasana pernikahan saat pandemi di Griya Sangiang Mas, Jalan Rajawali IV No.16 Kavling 4, RT 04/11, Gebang Raya Periuk, Kota Tangerang, kemarin.

Adapun aspirasi dari masyarakat yakni adanya pelonggaran dalam bidang seni dan budaya untuk kegiatan resepsi, wahana bermain anak, tempat wisata, serta tempat hiburan dan pembukaan sekolah maupun kampus.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, terkait dengan pelaksanaan PSBB, Kota Tangerang mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi Banten.

Kota Tangerang telah melakukan pengawasan ketat, memberikan izin operasional rumah ibadah yang telah menerapkan protokol kesehatan. Selain itu telah mengizinkan mall atau pusat perbelanjaan,  restoran atau kafe yang sudah menerapkan protokol kesehatan untuk kembali beroperasi.

Sedangkan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, perpanjangan PSBB dengan fokus tehadap kedisiplinan masyarakat, Tangerang Selatan. 

"Usaha kami  meyakinkan masyarakat bahwa protokol COVID-19 bukan hanya peraturan tetapi menjadi kebiasaan baru yang harus dilakukan," katanya. 

Akhirnya diputuskan pada rapat tersebut PSBB diperpanjang hingga 8 Agustus 2020 mendatang.(RMI/HRU)

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill