Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten menyatakan angka kasus penularan COVID-19 telah jauh menurun, sehingga telah lepas dari status zona merah dan kini telah bestatus zona kuning, atau resiko penularan ringan.
Dari delapan daerah kabupaten kota di Banten, hanya tersisa tiga daerah yang masih berstatus zona oranye atau resiko penularan sedang, yakni Kota Cilegon, Kota Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang.
Gubernur Banten Wahidin Halim bersyukur dan berterima kasih atas capaian kerja dan pengorbanan seluruh pihak yang terlibat kepada tenaga kesehatan, TNI-Polri dan pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat diharap tidak takut untuk divaksin COVID-19, serta tidak mudah termakan isu hoax terkait vaksinasi, karena vaksinasi mampu mempercepat pemulihan pandemi,” jelasnya.
Namun demikian, masyarakat diminta untuk tidak lengah dan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, selalu mencuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi aktifitas di luar rumah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten hingga Kamis, 4 Maret 2021, angka terkonfirmasi positif di Provinsi Banten mencapai 37.105 kasus, 3.308 kasus masih dalam perawatan, 32.785 kasus telah sembuh dan angka kematian mencapai 1.012 kasus.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.
Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) membentuk tim khusus (timsus) mitigasi bencana yang terdiri atas berbagai kementerian/lembaga untuk mitigasi bencana, utamanya banjir