Connect With Us

Kapolda Banten Pastikan Ada Sanksi Tegas terhadap Oknum Pembanting Mahasiswa

Tim TangerangNews.com | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:00

| Dibaca : 1570

Kapolda Banten Irjen Dr. Rudy Heriyanto. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto memastikan  ada sanksi tegas terhadap oknum anggotanya dalam kasus kekerasan terhadap mahasiswa saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu 13 Oktober 2021.

“Kami pastikan ada sanksi tegas terhadap oknum tersebut yang saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh Divisi Propam Mabes Polri dan Bidpropam Polda Banten,” kata Rudy di Tangerang.

Rudy bersama Kabidpropam Polda Banten KBP Nursyah Putra dan Kabidhumas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengunjungi Mapolresta Tangerang untuk bertemu secara langsung dengan mahasiswa yang menjadi korban kekerasan yakni M. Faris Amrullah, 21,  dan orang tuanya, serta meminta maaf atas perlakuan oknum Polresta Tangerang pada saat pengamanan demonstrasi.

“Atas nama Polda Banten, saya meminta maaf kepada adek Faris dan ayahanda yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum Polresta Tangerang pada saat pengamanan aksi unjuk rasa,” tutur Rudy.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggotanya jika terbukti menyalahi aturan SOP dalam pengamanan demonstrasi tersebut.

Wahyu menekankan, Kapolda Banten juga telah secara tegas menyatakan akan memberi sanksi yang berat terhadap personel yang melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di luar prosedur pengamanan.

"Pak Kapolda Banten secara tegas akan menindak personel yang melakukan aksi pengamanan di luar standar SOP, itu dijanjikan kepada korban dan keluarganya," ujar Wahyu.

Sebelumnya, Faris yang menjadi korban kekerasan oknum polisi Brigadir NP, telah memaafkan oknum polisi tersebut. Namun, adanya permintaan maaf dari oknum polisi itu bukan berarti kasus penyelidikan terhadap kekerasan dirinya dihentikan. Dia tetap meminta Kepolisian tetap menindak tegas oknum tersebut.

Seperti diketahui, seorang aparat polisi melakukan tindakan represif kepada mahasiswa dalam pengamanan aksi demo di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Dalam video yang diterima TangerangNews, aparat polisi tersebut tampak membanting seorang mahasiswa hingga terkapar.

NASIONAL
Perhatian! Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober

Perhatian! Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:58

TANGERANGNEWS.com-PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mewajibkan pembeli tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021, menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

TEKNO
Redmi Note 11 & Note 11 Pro Segera Meluncur, Ini Spesifikasinya

Redmi Note 11 & Note 11 Pro Segera Meluncur, Ini Spesifikasinya

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:40

TANGERANGNEWS.com-Xiaomi kembali akan merilis seri terbaru Redmi, yakni Note 11 & Note 11 Pro di China dalam waktu dekat ini. Adapun informasi spesifikasi dan harganya telah tersebar

WISATA
Keren, Cikolelet Serang Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik se-Indonesia

Keren, Cikolelet Serang Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik se-Indonesia

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 16:59

TANGERANGNEWS.com-Desa Cikolelet Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Banten, terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik se-Indonesia dalam Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:01

TANGERANGNEWS.com-Kampung Inggris di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, selama ini sudah sangat terkenal sebagai suatu kampung yang banyak terdapat tempat pelatihan bahasa Inggris

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin