Connect With Us

Bus Rombongan Peziarah Asal Tangerang Tabrakan di Tol, Satu Tewas Belasan Luka-luka

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:27

Tangkapan layar tabrakan bruntun melibatkan bus rombongan peziarah asal Tangerang terjadi di KM 69 Tol Tangerang-Merak, Banten pada Sabtu 16 Oktober 2021 pagi. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan bus rombongan peziarah asal Tangerang terjadi di KM 69 Tol Tangerang-Merak, Banten pada Sabtu 16 Oktober 2021 pagi. 

Berdasarkan laporan yang dihimpun TangerangNews, peristiwa yang terjadi di ruas jalan sebelum keluar Tol Serang itu mengakibatkan sedikitnya satu orang tewas, yaitu sopir bus dan belasan orang lainnya yang merupakan penumpang luka-luka. 

Rombongan peziarah tersebut berasal dari Pondok Pesantren Miftahul Khaer yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda Kabupaten Tangerang, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. 

Menurut keterangan warga, penyebab terjadinya kecelakaan beruntun karena bus tersebut menghindari mobil oleng yang ada di depannya. 

Adapun sejumlah bus yang saling bertabrakan yaitu bus PO Komara.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

KOTA TANGERANG
Maryono Lantik 18 ASN, Minta Jangan Hanya Kerja Sesuai Rutinitas

Maryono Lantik 18 ASN, Minta Jangan Hanya Kerja Sesuai Rutinitas

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:57

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 26 Februari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill