Connect With Us

Bus Rombongan Peziarah Asal Tangerang Tabrakan di Tol, Satu Tewas Belasan Luka-luka

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:27

Tangkapan layar tabrakan bruntun melibatkan bus rombongan peziarah asal Tangerang terjadi di KM 69 Tol Tangerang-Merak, Banten pada Sabtu 16 Oktober 2021 pagi. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan bus rombongan peziarah asal Tangerang terjadi di KM 69 Tol Tangerang-Merak, Banten pada Sabtu 16 Oktober 2021 pagi. 

Berdasarkan laporan yang dihimpun TangerangNews, peristiwa yang terjadi di ruas jalan sebelum keluar Tol Serang itu mengakibatkan sedikitnya satu orang tewas, yaitu sopir bus dan belasan orang lainnya yang merupakan penumpang luka-luka. 

Rombongan peziarah tersebut berasal dari Pondok Pesantren Miftahul Khaer yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda Kabupaten Tangerang, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. 

Menurut keterangan warga, penyebab terjadinya kecelakaan beruntun karena bus tersebut menghindari mobil oleng yang ada di depannya. 

Adapun sejumlah bus yang saling bertabrakan yaitu bus PO Komara.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill