Connect With Us

Kabupaten Pandeglang, Serang & Lebak Paling Rendah Capaian Vaksinasi di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:22

Vaksin Covid-19 jenis Pfizer. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagian wilayah kabupaten di Provinsi Banten seperti kabupaten Pandeglang, kabupaten Serang dan kabupaten Lebak tercatat dengan tingkat vaksinasi yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya.

Berdarakan data yang dilansir dari Kata Data, Jumat, 15 Oktober 2021, dalam menjalankan program vaksinasi, ketiga daerah tersebut baru menyelesaikan 811,2 ribu dosis vaksin 1 dari target yang diharapkan sebanyak 3,31 juta peserta vaksin.

Urutan terendah pertama adalah Kabupaten Pandeglang. Sampai dengan kemarin, wilayah ini baru mencatatkan vaksinasi 22,02 persen. Sasaran program vaksinasi di kabupaten ini rencananya sebanyak 982,5 ribu peserta.

Di wilayah ini, rata-rata vaksinasi minggu lalu tercatat 2.612 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 48.149 dosis.

Menyusul berikutnya Kabupaten Serang di posisi terendah kedua. Dengan sasaran vaksin sebanyak 1,26 juta peserta, namun baru berhasil direalisasikan 23,55 persen atau 296,7 ribu peserta.

Di wilayah ini, rata-rata vaksinasi minggu lalu tercatat 6.404 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 122,42 ribu dosis.

Terkahir di urutan ketiga terendah adalah kabupaten Lebak. Baru berhasil merealisasikan vaksin sebanyakk 27,99 persen atau 298,15 ribu peserta dari target sasaran vaksin sebanyak 1,07 juta peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 6.002 peserta. Untuk stok vaksin yang tersedia adalah 53.696 dosis.

Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Banten telah mencapai 53,1 persen atau diikuti oleh 4,9 juta peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 32,74 persen atau menjangkau 3,02 juta peserta vaksin.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill