Connect With Us

Wagub Banten Minta Jokowi Lanjutkan Bangun Tol Sampai Bayah Lebak

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 November 2021 | 14:39

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengaku telah mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan pembangunan Tol Serang-Panimbang sampai ke wilayah Bayah di Kabupaten Lebak. (@TangerangNews / Instagram @andikahazrumy_official)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengaku telah mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan pembangunan Tol Serang-Panimbang sampai ke wilayah Bayah di Kabupaten Lebak.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat beraudiensi dengan para penggerak pariwisata dalam acara yang difasilitasi Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Tanjung Lesung, Kamis 18 November 2021 kemarin.

Menurut Andika, usulan tersebut disampaikan sehari sebelum dirinya mendampingi Jokowi mengunjungi event GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2021 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.

Atas usul tersebut, Jokowi menyambut baik dan akan mempertimbangkan membahas bersama jajarannya di pemerintah pusat.

"Jadi memang sehari sebelumnya, Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) juga sudah menyampaikan usulan tersebut ke Pak Presiden saat mendampingi beliau meresmikan Tol Serpan Seksi 1 (Serang-Rangkasbitung)," kata Andika seperti dilansir dari RMOL Banten, Jumat 19 November 2021.

Pembangunan lanjutan tol itu dinilai penting oleh Andika, karena merupakan faktor utama dalam memajukan sektor pariwisata di Banten.

"Ini agar akses yang bagus berupa jalan tol itu bisa juga menyambungkan bukan hanya ke wilayah pantai selatan di Pandeglang, tapi juga bisa sampai ke wilayah Kabupaten Lebak," kata Andika.

Untuk mendukung lanjutan akses tol tersebut, Pemprov Banten juga siap untuk membenahi jalan penunjang yang menjadi kewenangannya.

"Saya sudah instruksikan PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemprov Banten) agar menindaklanjuti usulan kita ke pusat itu, dengan melakukan pembenahan jalan pendukungnya," katanya.

Pemprov Banten selanjutnya memproyeksikan agar aksesibilitas berupa kondisi jalan yang baik dapat ditempuh dengan cepat serta menghubungkan dua wilayah Banten, yakni wilayah pantai selatan di Pandeglang dan Lebak dengan wilayah pantai utara di Serang dan Tangerang.

"Hal ini mengingat potensi Banten itu sebetulnya kan bukan hanya pariwisata, tapi misalnya juga ada perikanan yang potensinya sangat besar dan belum tergali dengan maksimal. Salah satu penyebabnya adalah masalah aksesibilitas ini," kata Andika.

Meski begitu, kondisi saat in dalam keadaan pandemi Covid-19. Sehingga faktor utama kebangkitan pariwisata di tanah air termasuk di Banten adalah mengenai bagaimana penanganan virus tersebut.

Penanganan tersebut yakni bagaimana pelaku pariwisata merespon dengan menyiapkan diri membekali tempat-tempat tujuan pariwisatanya dengan prosedur Prokes Covid-19.

"Sehingga kemudian wisatawan merasa aman untuk bisa mulai berwisata ke Banten," kata Andika.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Agus Setiawan mengatakan, pihaknya sengaja menggelar kegiatan tersebut untuk menjaring aspirasi dari para pelaku pariwisata di Banten terkait kendala yang dihadapi mereka di masa pandemi Covid-19.

"Nanti aspirasi mereka ini akan kita tampung , dan lalu kita merumuskan kebijakan-kebijakan yang bisa kita support untuk kebangkitan pariwisata Banten," tandas Agus

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill