Connect With Us

Unjuk Rasa Buruh Berlanjut, Polda Banten Siapkan Pengamanan Humanis 

Tim TangerangNews.com | Kamis, 25 November 2021 | 15:27

| Dibaca : 218

Kapolda Banten Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com–Aksi unjuk rasa dari massa buruh bakal terus berlanjut hingga besok, Jumat 26 November 2021, di wilayah Banten. Demonstrasi akan terpusat di Kantor Pusat Pemerintahan Propinsi (KP3B) Banten dengan rencana massa aksi yang cukup besar. 

Menyikapi hal tersebut, Polda Banten telah menggelar rapat guna menyusun rencana pengamanan (Renpam) yang adaptif terhadap aksi unjuk rasa buruh dalam skala besar yang sedang memperjuangkan kenaikan upah minimum bagi kelompok buruh. Massa aksi diperkirakan akan mengalir dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Dalam rapat ada beberapa penekanan yang disampaikan oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto kepada para Pejabat Utama Polda Banten dan juga beberapa Kapolres yang mengikuti kegiatan rapat. 

Pertama, perlu diformulakan Renpam yang komprehensif dan adaptif dengan potensi masalah yang dapat terjadi saat pelayanan aksi unjuk rasa, termasuk kontijensi yang dapat mengakibatkan gangguan keamanan seperti blokade jalan tol, sweeping massa ke kawasan pabrik, aksi anakris, dan kontijensi lainnya. “Renpam harus menjadi dasar bagi personel dalam mengelola potensi masalah ketika melayani aksi unjuk rasa,” kata Rudy, Kamis 25 November 2021.

Kedua, Rudy memerintahkan dengan tegas agar personel pengamanan tidak membawa senjata api dan senantiasa melakukan pelayanan yang humanis seperti membagi masker dan minuman kepada massa aksi, mengatur lalu lintas bagi pengendara jalan lainnya, memungut sampah, berkomunikasi aktif dengan massa aksi, dan pelayanan humanis lainnya. “Hindari bentrok polisi dengan buruh, polisi harus bersabar, jangan over reaksi terhadap aksi demo buruh yang dilayani,” tegas Rudy.

Berikutnya, Kapolda Banten memerintahkan para Pejabat Utama untuk turun ke lapangan dan memberi motivasi kepada personel pengamanan bahkan juga dapat memainkan peran sebagai problem solver atas permasalahan yang terjadi dalam dinamika pelayanan aksi unjuk rasa. 

Provost juga diturunkan untuk meyakinkan bahwa pengamanan dapat terlaksana sesuai standar operasional prosedur (SOP) nya. “PJU dan Provost Polda Banten diturunkan ke lapangan untuk meyakinkan SOP berjalan dan memotivasi personel dalam pengamananan,” ucap Rudy.

Keempat, konsep sadar kamera sebagaimana yang telah diimplementasikan dalam pelayanan aksi demonstrasi sebelumnya juga menjadi perhatian Kapolda Banten untuk direalisasikan dalam pengamanan aksi unjuk rasa buruh pada besok Jumat. 

“Dokumentasi tidak hanya dari fungsi humas, namun juga personel lainnya sehingga bisa digunakan sebagai petunjuk ketika ada rangkaian penyelidikan dan penyidikan dari akses pelaksanaan demo yang anarkis dan melanggar hukum. Jika dalam kondisi terburuk hal itu terjadi, maka personel harus siap dengan konsep sadar kamera,” ujar Rudy.

Kelima, Kapolres jajaran agar dapat berkomunikasi dengan pihak yang menjadi sasaran aksi untuk menugaskan pejabat Pemprov atau Pemda guna menampung aspirasi kelompok buruh dan berkomunikasi tatap muka langsung dengan perwakilan kelompok massa aksi. 

“Massa aksi akan lebih senang bila ada pejabat Pemprov yang mau menerima perwakilan massa untuk bernegosiasi maupun berdiskusi, sehingga aspirasi dapat dikomunikasikan secara langsung,” jelas Rudy.

Keenam, Kapolda Banten memerintahkan agar dilakukan pemeriksaan terhadap alat-alat yang akan digunakan dalam pelayanan aksi unjuk rasa, termasuk kendaraan, helm dan perangkat Dalmas, serta material lainnya. Selain itu, para Kepala Satker juga harus memperhatikan kondisi kesehatan personel yang melakukan pengamanan, termasuk kondisi psikologisnya agar tetap terjaga dan tidak emosi dalam pelayanan aksi. 

“Personel agar dicek kesehatan jasmani dan mentalnya, jangan sampai ada personel yang emosi dan esksesif dalam pelayanan aksi karena aksi unjuk rasa dari buruh akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan,” tegas Rudy.

Pada bagian akhir, Rudy menyampaikan bahwa rapat yang dilakukan ini menjadi pola kegiatan yang benar dalam menghadapi rencana aksi unjuk rasa skala besar dari berbagai elemen masyarakat. “Tahapan pengamanan dapat dijalankan sesuai ketentuan, mulai dari penyusunan Renpam dan simulasi Renpam dalam bentuk tactical wall game bahkan tactical floor game,” tutur Rudy.

NASIONAL
Hendak Bekerja ke Tangerang, Pria Ini Jadi Korban Gempa Cianjur

Hendak Bekerja ke Tangerang, Pria Ini Jadi Korban Gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 15:34

Peristiwa nahas menimpa Asep Rudi Hendra, 48, seorang warga Desa Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang turut menjadi korban Gempa Cianjur saat hendak bekerja ke wilayah Tangerang pada Senin 21 November 2022

MANCANEGARA
Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dilarang Bermesraan dan Pakai Busana Terbuka

Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dilarang Bermesraan dan Pakai Busana Terbuka

Senin, 21 November 2022 | 19:09

TANGERANGNEW.com-Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 mengeluarkan aturan tersendiri bagi para penonton. Aturan tersebut sesuai dengan adat istiadat serta budaya timur tengah yang dipengaruhi oleh syariat Islam.

WISATA
Jangan Ngaku Pecinta Kuliner Jika Belum Cicipi 5 Kuliner Ini di Pasar Lama Tangerang

Jangan Ngaku Pecinta Kuliner Jika Belum Cicipi 5 Kuliner Ini di Pasar Lama Tangerang

Kamis, 24 November 2022 | 14:13

TANGERANGNEWS.com-Pasar Lama sebagai sentra utama pusat kuliner di Kota Tangerang memiliki berbagai macam hidangan kuliner yang menarik.

BANDARA
New Saphire Plaza Premium Hadir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

New Saphire Plaza Premium Hadir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 24 November 2022 | 00:58

TANGERANGNEWS.com-Ruang tunggu premium bernama New Saphire Plaza Premium Lounge kini hadir di Gate 7 Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill