Ibu Hamil Tiba-tiba Melahirkan di KRL Stasiun Rawabuntu
Kamis, 24 September 2026 | 15:41
Momen tak terduga terjadi di kereta rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Rangkasbitung - Tanah Abang, Kamis 24 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah personel Satbrimob Polda Banten bersenjata lengkap mengawal ketat pendistribusian vaksin Covid-19 dari PT. Biofarma Bandung di Pintu Tol Cikupa Tangerang menuju Dinkes Banten pada Sabtu 27 November 2021.
Dansat Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho menyampaikan, Satrimob Polda Banten diturunkan mengamankan distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 2.000 vial dan 1 koli dari PT. Biofarma Bandung dan mengawal pendistribusian untuk memastikan tiba di Dinkes Banten.
“Hari ini Satbrimob Polda Banten melakukan pengawalan dan pengamanan distribusi vaksin Covid-19, pengawalan ini dipimpin oleh Ps Paops Subden 2 Detasemen Gegana Satbrimobda Banten Bripka Ari Prayogo didampingi Briptu Rezza Purnama P dan juga empat personel Pasukan Gegana Korbrimob Polri,” kata Dwi Yanto.
Selanjutnya, Dwi Yanto mengatakan vaksin Covid-19 merupakan program nasional yang memerlukan dukungan pengamanan maksimal agar bisa berjalan dengan baik.
“Melalui upaya pengamanan diharapkan vaksin bisa diberikan secara tertib kepada masyarakat dan pihak-pihak tertentu sesuai dengan skala prioritas dan tahapannya,”ujar Dwi Yanto.
Dia menambahkan bahwa untuk menyukseskan kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19, selain pengamanan maksimal diharapkan juga adanya partisipasi dari semua pihak dan lapisan masyarakat.
Momen tak terduga terjadi di kereta rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Rangkasbitung - Tanah Abang, Kamis 24 September 2026.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews