PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan potensi bencana tsunami dengan ketinggian hingga delapan meter di Selat Sunda tepatnya di sekitar Cilegon, Banten.
Dwikorita saat dalam rapat bersama Komisi V di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 1 Desember 2021, mengungkapkan sejumlah potensi bencanayang diprediksi bisa terjadi saat momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
Menurut Dwikorita, hal terasebut mengingat adanya cuaca buruk yang terjadi belakangan ini di perairan Selat Sunda. "Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon Banten itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," ujar Dwikorita seperti dikutip dari Suarabanten.
Namun demikian, Dwikorita tak secara rinci menjelaskan potensi bencana tersebut, termasuk potensi bencana di daerah lain saat Nataru mendatang.
Selain potensi terjadinya tsunami di Selat Sunda, ia menyampaikan potensi bencana lainnya seperti badai tropis yang semakin meningkat.
"Jadi hampir setiap Minggu dan bahkan saat ini, kemarin baru selesai badai tropis sebelumnya, setelah mengumpulkan laporan ini, muncul lagi badai tropis di sebelah barat Bengkulu yang bergerak menuju ke arah relatif ke arah tenggara dan masih mengantre ada dua calon badai tropis di sebelah Utara Indonesia," ujar dia.
Dwikorita menyebutkan bahwa pada Desember, Januari bahkan hingga Maret 2022, diprediksi terjadi pembentukan badai-badai tropis yang dikhawatirkan berpengaruh terhadap keselamatan transportasi dan masyarakat, khususnya pada saat momen Nataru.
“Ini juga di sebelah barat daya Bengkulu dan pengaruhnya adalah gelombang tinggi hujan lebat angin kencang dan pengaruh tidak langsung tidak hanya di sekitar Sumatera Selatan atau Bengkulu, tapi sampai Aceh, dan bahkan sampai Sulawesi, Gorontalo Maluku dan Papua. Terutama karena adanya bibit siklon atau bibit badai tropis yang lain," ungkap dia.
BKMG, sambung Dwikorita, melakukan mitigasi hal-hal yang tidak diinginkan selama momen Nataru dan telah membentuk Brigade La Nina. “Ada semacam brigade yang kita siapkan dalam kodndisi darurat yang tugasnya adalah mulai dari hulu hingga hilir, dari hulu adalah khusus mendeteksi dini secara mathematics dan dari data-data untuk mempengaruhi tren sinyal-sinyal ekstrem beberapa hari sebelumnya," tuturnya.
Kemudian, tambah Dwikorita, seterusnya akan ditindaklanjuti di lapangan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. “Jadi poin itu yang perlu kami tambahkan, selain posko yang sudah kami siapkan," ujarnya.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews