Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Ucapan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengenai penolakan UMK 2022 yang menyuruh pengusaha untuk mencari pekerja lain, nampaknya justru menimbulkan masalah baru.
Ucapan yang dilontarkan WH itu kini meninggalkan kekecewaan yang mendalam bagi para buruh. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tangsel, Vanny Sompie, Selasa, 7 Desember 2021.
"Terkait ucapan Gubernur Banten, kami sangat menyayangkan dan sangat-sangat kecewa," ujarnya, tsaat dihubungi awak media.
Menurutnya, kepala daerah harus menampung aspirasi dan mengayomi seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh atau pekerja.
"Bagaimana seorang Gubernur, Kepala Pemerintahan Daerah yang harus mengayomi dan memperhatikan seluruh masyarakat, termasuk pekerja/buruh sebagai bagian dari masyarakat," kata Vanny.
Padahal, buruh yang bekerja di sejumlah perusahaan telah banyak berkontribusi, khususnya terhadap pembangunan ekonomi di Banten.
"Kami adalah aset daerah bahkan aset Nasional. Kami bukan sapi perahan yang hanya diperlakukan sebagai objek penderita. Jangan seenaknya berkomentar yang menyakiti hati buruh," tegasnya.
Mengungkapkan rasa kekecewaannya itu, Vanny pun sampai menyebut bahwa WH merupakan Gubernurnya para pengusaha.
"Apakah Gubernur Banten atau hanya sebagai Gubernurnya pengusaha? Gubernur Banten sangat tidak punya empati terhadap pekerja di Banten," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim sempat memberikan komentarnya terkait gelombang aksi para buruh di wilayahnya.
Ia menginstruksikan kepada para pengusaha agar mencari tenaga kerja baru yang mau menerima upah sebagaimana mestinya.
"Biarin saja dia mogok kerja biar mengekspresikan ketidakpuasan. Ke pengusaha juga saya katakan kalian cari tenaga kerja yang baru, masih banyak yang menganggur," ucap Wahidin saat diwawancara di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin, 6 Desember 2021 kemarin.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGAplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.
Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews