Connect With Us

Buruh Tanggapi Ucapan Gubernur Banten: Kami Bukan Sapi Perah

Rachman Deniansyah | Selasa, 7 Desember 2021 | 17:48

Gubernur Banten Wahidin Halim. (@TangerangNews / Humas Pemprov Banten)

TANGERANGNEWS.com-Ucapan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengenai penolakan UMK 2022 yang menyuruh pengusaha untuk mencari pekerja lain, nampaknya justru menimbulkan masalah baru. 

Ucapan yang dilontarkan WH itu kini meninggalkan kekecewaan yang mendalam bagi para buruh. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tangsel, Vanny Sompie, Selasa, 7 Desember 2021. 

"Terkait ucapan Gubernur Banten, kami sangat menyayangkan dan sangat-sangat kecewa," ujarnya, tsaat dihubungi awak media.

Menurutnya, kepala daerah harus menampung aspirasi dan mengayomi seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh atau pekerja.

"Bagaimana seorang Gubernur, Kepala Pemerintahan Daerah yang harus mengayomi dan memperhatikan seluruh masyarakat, termasuk pekerja/buruh sebagai bagian dari masyarakat," kata Vanny. 

Padahal, buruh yang bekerja di sejumlah perusahaan telah banyak berkontribusi, khususnya terhadap pembangunan ekonomi di Banten.

"Kami adalah aset daerah bahkan aset Nasional. Kami bukan sapi perahan yang hanya diperlakukan sebagai objek penderita. Jangan seenaknya berkomentar yang menyakiti hati buruh," tegasnya.

Mengungkapkan rasa kekecewaannya itu, Vanny pun sampai menyebut bahwa WH merupakan Gubernurnya para pengusaha.

"Apakah Gubernur Banten atau hanya sebagai Gubernurnya pengusaha? Gubernur Banten sangat tidak punya empati terhadap pekerja di Banten," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim sempat memberikan komentarnya terkait gelombang aksi para buruh di wilayahnya. 

Ia menginstruksikan kepada para pengusaha agar mencari tenaga kerja baru yang mau menerima upah sebagaimana mestinya.

"Biarin saja dia mogok kerja biar mengekspresikan ketidakpuasan. Ke pengusaha juga saya katakan kalian cari tenaga kerja yang baru, masih banyak yang menganggur," ucap Wahidin saat diwawancara di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin, 6 Desember 2021 kemarin.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
BGN Pastikan Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Bukan Dapur MBG

BGN Pastikan Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Bukan Dapur MBG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:24

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bangunan yang terdampak ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, bukan merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun gudang SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill