Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Polda Banten mulai melakukan uji coba ketentuan ganjil genap kendaraan di kawasan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu 11 Desember 2021 kemarin. Hasilnya, sekitar 200 kendaraan harus balik.
"Saat uji coba dan sosialisasi gage (ganjil genap), Polres Pandeglang memberi penjelasan secara lisan, menggunakan brosur dan papan pengumuman dan memutarbalikkan sekitar 150-200 kendaraan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga seperti dilansir dari Merdeka, Minggu 12 Desember 2021.
Adapun ratusan kendaraan terjaring ganjil genap di tiga lokasi penjagaan. Di antaranya di perbatasan Pandeglang-Serang, Jalan Raya Pandeglang, di Jalan Raya Clarita Anyer dan di Terminal Kadubanten.
Pelaksanaan sosialisasi dan uji coba gage di wilayah Pandeglang menindaklanjuti Instruksi Mendagri No.66/2021, khususnya tentang pemberlakuan gage di tempat wisata.
"Uji coba dan sosialisasi gage Polres Pandeglang juga bersamaan dengan Polres Cilegon, melibatkan stakeholder lainnya," katanya.
Menurut Shinto, razia ganjil genap ini akan kembali dilaksanakan pada Sabtu pekan depan dimana menjadi puncak aktivitas masyarakat ke tempat wisata di Pandeglang.
Untuk diketahui, uji coba gage ini dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, pada Sabtu dan Minggu. Nantinya akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Hal ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat saat liburan Natal dan tahun Baru (Nataru) demi mencegah penyebaran COVID-19.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews