Connect With Us

MUI Banten Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi soal Penahanan Bahar bin Smith

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Januari 2022 | 23:03

Ketua MUI Banten KH TB Hamdi Ma’ani. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten mengimbau masyarakat tidak terprovokasi pada sejumlah isu termasuk penahanan Bahar bin Smith oleh Polda Jawa Barat.  

Terkait pemeriksaan dan penahanan Bahar Smith atas dugaan penyebaran berita bohong, merupakan proses hukum yang dijalankan secara profesional, sehingga masyarakat diminta menghormati proses tersebut.

“Serahkan proses hukumnya kepada pihak kepolisian. Mari bersama membuat suasana Indonesia yang nyaman dan aman serta kondusif,” kata Ketua MUI Banten KH TB Hamdi Ma’ani, seperti dilansir dari Republika, Jumat 7 Januari 2021.

Kiai Hamdi percaya Polda Jabar menetapkan Bahar Smith dan rekannya berdasarkan barang bukti dan saksi yang kuat. 

Ia pun mengajak masyarakat tetap menjaga suasana Indonesia yang nyaman dan kondusif agar bisa selekasnya bangkit pascapandemi COVID-19.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TANGSEL
Founder Thanksinsomnia Mohan Hazian Diduga Lecehkan Model saat Pemotretan di Studio Rawa Buntu

Founder Thanksinsomnia Mohan Hazian Diduga Lecehkan Model saat Pemotretan di Studio Rawa Buntu

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:13

Pengusaha sekaligus content creator ternama, Mohan Hazian terjerat dugaan kasus pelecehan seksual. Kasus ini ramai setelah terduga korban membeberkan tindakan asusila owner dari brand lokal Thanksinsomnia tersebut di media sosial X

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill