Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Maraknya aksi gangster dan tawuran yang melibatkan pelajar di wilayah Kabupaten Tangerang menjadi perhatian DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten wilayah Kabupaten Tangerang.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Disdikbud Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang Moh Bayuni mengatakan, aksi gangster dan tawuran yang melibatkan generasi muda harus diminimalir. Namun hal ini perlu dilakukan semua pihak, bukan hanya pemerintah.
"Salah satu caranya yakni mengarahkan ke hal yang positif. Tentu itu tugas bersama, bukan hanya guru, kepala sekolah dan dinas saja. Tapi diperlukan peran pemuda, " ujar Bayuni saat menggelar pertemuan dengan pengurus DPD KNPI Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Desember 2022.
Menurut Bayuni, menggandeng DPD KNPI Kabupaten Tangerang merupakan salah satu upaya pihaknya untuk terlibat dalam mengarahkan dan membentuk karakter pelajar.
"Dalam waktu dekat seluruh Kepala SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Tangerang akan bekerjasama atau semacam membuat MoU dengan KNPI, " ucap Bayuni.
MoU tersebut berupa memberikan materi leadership di Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
Sementara, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Juanda mengatakan, pelajar merupakan generasi muda dan aset bangsa. Jika generasi muda dibiarkan liar, masa depan bangsa bisa terancam.
"Tentu kami menyambut baik arahan kerjasama dari KCD Dindikbud. Semoga Bisa meminimalisir aksi gangster dan tawuran, " tukasnya.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGSinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews