Connect With Us

Kunjungi Korban Gempa di Pandeglang, Wapres: Pemerintah Sedang Memikirkan Solusi

Tim TangerangNews.com | Kamis, 20 Januari 2022 | 14:16

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengunjungi korban gempa di Kampung Cibeulah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis 20 Januari 2022. (@TangerangNews / wapresri.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengunjungi korban gempa bumi magnitudo 6,7 yang terjadi pada Jumat pekan lalu, di Kampung Cibeulah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis 20 Januari 2022.

Dalam kunjungannya ke Kampung Cibeulah, Kecamatan Munjul, Ma'ruf didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala BNPB, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan Bupati Pandeglang Irna Narulita. 

Ma'ruf bersama rombongan meninjau rumah yang rusak akibat gempa di Munjul, Pandeglang serta menyerahkan bantuan. Dua rumah rusak akibat gempa yang dikunjungi Wapres, yakni rumah milik Bahrudin dan Dedi warga kampung Cibeulah, Desa Munjul, Pandeglang.

"Pemerintah sedang memikirkan solusi apa yang terbaik bagi masyarakat di sini. Sebab, di sini termasuk jalur rawan gempa atau jalur merah," kata Ma'ruf seperti dikutip dari Antara.

Ma'ruf menyebutkan, solusi tersebut bisa dalam bentuk relokasi bagi masyarakat sekitar, sehingga masyarakat di sini merasa aman dan tidak terus menerus khawatir.

Namun demikian, kata Ma'ruf, saat ini pemerintah melalui Kemensos sudah menyiapkan tenda sementara di masing-masing rumah yang terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga korban gempa dan melakukan dialog. "Saat terjadi gempa itu sedang di mana?, tidak apa-apa kan? Syukur Alhamdulillah ya selamat semuanya," tanya Ma'ruf.

Setelah melakukan kunjungan dan peninjauan rumah rusak akibat gempa, Ma'ruf Amin melanjutkan kunjungan ke pendopo Gubernur Banten untuk melakukan rapat dengan gubernur dan bupati/wali kota terkait progres penyelenggaraan mallpelayanan publik dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill