Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengunjungi korban gempa bumi magnitudo 6,7 yang terjadi pada Jumat pekan lalu, di Kampung Cibeulah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis 20 Januari 2022.
Dalam kunjungannya ke Kampung Cibeulah, Kecamatan Munjul, Ma'ruf didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala BNPB, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Ma'ruf bersama rombongan meninjau rumah yang rusak akibat gempa di Munjul, Pandeglang serta menyerahkan bantuan. Dua rumah rusak akibat gempa yang dikunjungi Wapres, yakni rumah milik Bahrudin dan Dedi warga kampung Cibeulah, Desa Munjul, Pandeglang.
"Pemerintah sedang memikirkan solusi apa yang terbaik bagi masyarakat di sini. Sebab, di sini termasuk jalur rawan gempa atau jalur merah," kata Ma'ruf seperti dikutip dari Antara.
Ma'ruf menyebutkan, solusi tersebut bisa dalam bentuk relokasi bagi masyarakat sekitar, sehingga masyarakat di sini merasa aman dan tidak terus menerus khawatir.
Namun demikian, kata Ma'ruf, saat ini pemerintah melalui Kemensos sudah menyiapkan tenda sementara di masing-masing rumah yang terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga korban gempa dan melakukan dialog. "Saat terjadi gempa itu sedang di mana?, tidak apa-apa kan? Syukur Alhamdulillah ya selamat semuanya," tanya Ma'ruf.
Setelah melakukan kunjungan dan peninjauan rumah rusak akibat gempa, Ma'ruf Amin melanjutkan kunjungan ke pendopo Gubernur Banten untuk melakukan rapat dengan gubernur dan bupati/wali kota terkait progres penyelenggaraan mallpelayanan publik dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Banten.
TODAY TAGKebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews