Connect With Us

Sebanyak 74 Warga Lebak Keracunan Makanan dari Nasi Berkat

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:17

Puluhan warga Cijaku, Lebak, yang keracunan makanan dirawat di Puskesmas setempat. (@TangerangNews / TribunBanten)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 74 warga Cijaku Kabupaten Lebak, Banten keracunan yang diduga menyantap makanan dari toko material bangunan yang di-launcing di daerah itu. Mereka dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat pertologan.

"Dari 74 warga yang menjalani rawat inap itu, di antaranya sampai pukul 11.30 WIB sebanyak 27 pasien sudah kembali ke rumah, sedangkan 47 pasien masih dalam perawatan dan observasi, " kata Kepala Puskesmas Cijaku Kabupaten Lebak Sulistiyo di Lebak, Sabtu 22 Januari 2022, dikutip dari Antara.

Peristiwa keracunan makanan yang terjadi pada Jumat kemarin, itu setelah mereka mengkonsumsi nasi berkat dari selamatan syukuran di-launching-nya toko material bangunan.

Sulistiyo menuturkan, warga yang keracunan tersebut mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis Puskesmas Cijaku, dan tidak ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Malingping maupun RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

  

Saat ini, petugas medis puskesmas setempat bekerja keras untuk menangani pasien keracunan makanan itu. Tidak ada korban jiwa akibat keracunan tersebut.

Kebanyakan mereka warga yang mengalami keracunan makanan itu menimbulkan gejala pusing, mual, muntah, dan buang air besar.

"Kami telah mengambil sampel makanan yang diduga menimbulkan keracunan ke laboratorium kesehatan daerah ( Labkesda) untuk mengetahui penyebab keracunan itu, " terang Sulistiyo.

Menurut dia, petugas Puskesmas Cijaku hingga kini masih melakukan perawatan terhadap warga yang mengalami keracunan.

Pihaknya juga belum bisa menyimpulkan keracunan warga yang menyantap makanan dari pemberian nasi berkat  itu. "Kami belum menerima hasil dari laboratorium itu, sehingga tidak bisa menyimpulkan penyebab keracunan itu," ujarnya.

Sementara itu, Rudi, warga setempat mengaku bahwa kondisi kesehatannya membaik setelah kepala pusing, mual dan muntah. "Kami berharap sore ini bisa pulang ke rumah, " katanya.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Rabu, 4 November 2026 | 15:02

Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga jaringan Pandeglang, Banten, beraksi di wilayah Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill