Connect With Us

Pelebaran Jembatan Ciujung, Tol Tangerang-Merak Berlaku Contra Flow

Tim TangerangNews.com | Senin, 31 Januari 2022 | 20:27

Pelebaran Jembatan Ciujung, Banten, yang berlokasi di KM 56+ 700 hingga KM 57+ 300 arah Merak dan Jakarta. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Astra Tol Tangerang-Merak sedang melakukan pelebaran Jembatan Ciujung, Banten, yang berlokasi di KM 56+ 700 hingga KM 57+ 300 arah Merak dan Jakarta, yang pengerjaannya sudah mencapai 85 persen.

Untuk menyelesaikan proyek ini, rekayasa lalu lintas berupa contra flow akan diberlakukan di Tol Tangerang-Merak mulai 31 Januari hingga 18 April 2022.

Rekayasa lalu lintas itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Korlantas POLRI, Dirlantas Polda Banten, Dinas Perhubungan, BPTD dan semua pihak terkait.

“Dalam mengeksekusi proyek ini kita harus melakukan contra flow, sesuai rekomendasi yang telah melalui kajian berbagai pihak terkait sebagai solusi dari beberapa alternatif metodologi, yang telah dianalisa resikonya,” tutur Adhi Resza, Direktur Teknik dan Operasi Astra Tol Tangerang-Merak, Senin 31Januari 2022.

Adapun dalam pemberlakukan contra flow ini, Lajur 1 (kiri) diperuntukan bagi kendaraan besar, dan kendaraan kecil berada pada Lajur 2 (kanan).

Perencanaan proyek akan dilakukan dua tahap. Pada tahap pertama akan dilakukan penggantian eksisting jembatan arah Jakarta. Lalu, kedua nanti merupakan perbaikan jembatan arah Merak.

PT Jaya Kontruksi selaku kontraktor yang melakukan pengerjaan proyek ini juga telah membuat semua perambuan sebagai persiapan pemberlakukan contra flow di titik di KM 56+ 700 sampai dengan KM 57+ 300 arah Merak dan Jakarta.

“Titik tersebut adalah titik krusial bagi pengguna jalan, dikarenakan mereka akan mengubah lajurnya menjadi berlawanan. Hal ini tentunya menjadi perhatian utama baik dari kepolisian, Dishub maupun kami selaku BUJT, agar proses transisi dan transformasi kendaraan dapat berjalan lancar,” tambah Adhi.

Dia juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, mengurangi kecepatan, selalu memperhatikan rambu lalu lintas yang berlaku, dan agar mempersiapkan rencana perjalanan.

Jika berada dalam keadaan darurat, pengguna jalan juga dapat menghubungi call center di nomor  0254-207878 atau 080-0177-7879.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill