Connect With Us

Ada Ledakan di Pabrik Kimia Cilegon, Enam Orang Jadi Korban 

Tim TangerangNews.com | Rabu, 23 Februari 2022 | 22:05

| Dibaca : 667

Ledakan terjadi di PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI), Cilegon, Banten, Rabu 23 Februari 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ledakan terjadi di PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI), Cilegon, Banten pada Rabu 23 Februari 2022 dini hari. Sebanyak enam orang menjadi korban akibat insiden tersebut. 

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono memastikan  suara atau dentuman yang terdengar di wilayah Merak dan sekitarnya yang berasal dari PT MCCI itu bukan dari bahan peledak. “Pasca terjadinya dentuman, kami langsung menuju PT MCCI Cilegon untuk memastikan situasi di lapangan,” ujar Sigit.

Sigit mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, akibat salah satu pipa putus dan menimbulkan ledakan di Purified Terephthalic Acid (PTA) 1 atau bagian produksi. Pipa tersebut berisikan bubuk plastik bercampur air dan minyak yang merupakan bahan dasar pembuatan benang baju.

“Kami memastikan bersama manajemen perusahaan dan Gegana Satbrimob Polda Banten untuk keselamatan karyawan kemudian menjaga status quo di pabrik ini, setelah itu melakukan pembersihan terhadap cairan-cairan kimia yang memang baunya menyengat tapi tidak berbahaya,” jelas Sigit.

Ia melanjutkan, PT MCCI Cilegon akan melakukan maintenance dalam waktu dekat ini, akan tetapi sebelum melakukan maintenance sudah terjadi insiden ledakan ini. “Lokasi ledakan yang terjadi lebih spesifiknya di PTA 1 atau bagian Produksi yang berada tepat di samping pintu masuk PT Pertamina Gerem,” ujar Sigit.

 

Dengan adanya insiden tersebut, kata Sigit, PT MCCI Cilegon sudah berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina Gerem karena berdekatan dengan Pertamina Gerem yang terdampak dan banyaknya limbah ledakan yang keluar dari ledakan pipa di lokasi PT Pertamina Gerem.

“Hasil koordinasi bahwa pihak PT MCCI Cilegon akan bertangggung jawab penuh atas kejadian dan aktif melakukan koordinasi dengan PT Pertamina Gerem untuk dampak dari kejadian ini terhadap lingkungan,” terang Sigit.

Polres Cilegon Polda Banten tetap melakukan proses penyelidikan terkait dengan ledakan yang terjadi hari ini dan juga menurunkan dari Tim Detasemen Gegana Polda Banten, yaitu unit KBR (Kimia Biologi dan Radioaktif). “ Tujuannya adalah melakukan pemeriksaan dan menganalisa apakah ketika cairan yang ada tersebut nantinya bertemu dengan zat kimia lain akan menimbulkan reaksi,” kata Sigit.

Sigit menambahkan bahwa pihak perusahaan siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut dengan menghubungi lurah setempat, dan sampai saat ini belum ada laporan masyarakat yang terdampak kejadian tersebut. “Hanya ada korban enam orang yang berasal dari awak mobil tangki yang akan mengambil bahan bakar dan akan diteruskan nantinya kepada konsumen,” ungkapnya.

Korban diketahui berinisial TS, ST, AD, TL, AG, dan EN. Korban merupakan sopir tangki Pertamina yang sedang mengantre untuk mengisi BBM di depot. “Terkena semburan cairan tadi. Korban tidak luka bakar, hanya sesak nafas, matanya pedih, dan ada trauma," ungkap Sigit.

TEKNO
Samsung Galaxy A23 5G Siap Meluncur, Simak Spesifikasinya

Samsung Galaxy A23 5G Siap Meluncur, Simak Spesifikasinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:12

TANGERANGNEWS.com-Samsung Galaxy A23 5G siap diluncurkan karena telah diumumkan Samsung. Spesifikasi ponsel pintar dari lini Galaxy A23 series yang sangat canggih ini bikin naksir.

NASIONAL
Tren Perekonomian Tumbuh, Aksi Lead by Example Indonesia Jadi Perhatian Dunia

Tren Perekonomian Tumbuh, Aksi Lead by Example Indonesia Jadi Perhatian Dunia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:34

TANGERANGNEWS.com-Tren pertumbuhan perekonomian Indonesia terus memperlihatkan hasil yang sangat baik dan memberikan optimisme bagi berlanjutnya penguatan perekonomian ke depan. Setelah tumbuh positif pada dua kuartal sebelumnya

MANCANEGARA
232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 232 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyekapan dan penipuan di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill