Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang mengirimkan bantuan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ibtida, yang terdampak banjir di Kampung Kenari, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Sabtu 12 Maret 2022.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Jatiuwung, Sabrawi Ardi mengatakan, bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan salat, Alquran, alat kebersihan.
"Kami melakukan penggalangan dana sejak seminggu yang lalu. Para pengurus dan anggota ranting, Srikandi, PAC, dan sejumlah donatur, mendonasikan uangnya untuk dibelanjakan guna membantu Ponpes Al Ibtida yang terkena banjir beberapa waktu lalu," ungkapnya.
Ia berharap, partisipasi dari Pemuda Pancasila Jatiuwung dapat meringankan beban para santri yang sedang menimba ilmu agama di pondok pesantren tersebut.
"Saya mencoba mengarahkan anggota untuk selalu berbuat kebaikan. Karena organisasi massa (ormas) harus bermanfaat bagi masyarakat. Jangan hanya berdiam diri saja," ujar Sabrawi.
"Semoga yang kami berikan ini berfaedah bagi para santri serta mendatangkan berkah dan keselamataan dunia-akhirat buat para donatur yang telah menyedekahkan hartanya," tambah Sabrawi.
Pengurus Ponpes Al Ibtida, Ustaz Nana mengucapkan rasa terima kasihnya atas pemberian bantuan dari PAC Pemuda Pancasila Jatiuwung.
"Saya tidak bisa bicara banyak. Cuma bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga segala kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT," tutur Nana.
Ia menambahkan, ponpes yang sudah berdiri sekitar 10 tahun itu terdapat 40 santri yang sedang menuntut ilmu. Sejak banjir melanda pada awal Maret lalu, mengakibatkan sarana dan prasarana di Ponpes Al Ibtida mengalami kerusakan.
"Alhamdulillah berkat bantuan yang kami terima hingga saat ini, segala kebutuhan sudah banyak yang terpenuhi. Kekurangan buku atau perlengkapan lainnya, akan kami beli dari donasi yang kami terima," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews