Connect With Us

Perang Sarung di Serang, Kepala Bocor dan Punggung Sobek Kena Celurit

Tim TangerangNews.com | Selasa, 12 April 2022 | 13:05

Polres Serkot ungkap kasus perang sarung atau tawuran di bulan Ramadan. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com–Tawuran antarkelompok remaja di bulan Ramadan atau dikenal dengan perang sarung mengakibatkan dua orang luka parah di Serang, Banten.

Seorang korban mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam celurit, yaitu luka sobek di bagian kepala dan seorang korban lainnya juga mengalami luka parah akibat sabetan cerulit di bagian punggung.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea mengatakan bahwa BR, 13, warga Kasemen menjadi korban tawuran yang terjadi pada Selasa 5 April lalu sekitar pukul 02:00 WIB di Kampung Suka Layu Kecamatan Kasemen Kota Serang.

“Korban BR mengalami luka sobek akibat sabetan senjata tajam celurit hingga luka sobek bagian kepala, sampai dengan saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang,” ujar Maruli dalam keterangannya pada Senin 11 April 2022.

Maruli menjelaskan kronologi kejadian, yaitu aksi tawuran bermula dari kedua kelompok sepakat untuk melakukan aksi perang sarung menjelang sahur dan kemudian bertemu di tempat kejadian di Kampung Sukaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Pelaku SJ tidak hanya membawa sarung akan tetapi juga membawa senjata tajam cerulit, mengetahui hal tersebut korban BR kemudian lari namun terjatuh sehingga SJ membacokkan cerulit tersebut kepada korban sehingga mengalami luka sobek di bagian kepala,” ungkap Maruli. 

Sedangkan korban MM, 20, warga Kasemen menjadi korban tawuran yang terjadi pada Jumat 8 April lalu pukul 02:00 WIB di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. “Korban MM mengalami luka sobek akibat sabetan senjata tajam cerulit hingga luka di bagian punggung dengan luka terbuka (sobek) sepanjang 25 cm, hingga di rawat di RSDP Serang,” terang Maruli.

Maruli menyebutkan Polresta Serkot berhasil mengamankan pelaku MA, 18, bersama temannya AK, 18, dan IK,15, melakukan aksi nekat tawuran dengan membawa senjata tajam jenis cerulit sehinga korban MM mengalami luka sobek pada bagian punggung.

Ia menerangkan kronologi kejadian, yaitu tersangka melakukan tawuran dipicu karena adanya perselisihan permainan sepak bola di mana pelaku dan korban sepakat untuk taruhan sepak bola yakni harus membayar uang taruhan jika kalah.

Kemudian terjadi saling ejek dan selanjutnya korban dan pelaku sepakat untuk bertemu di Jalan Banten Baru, Kasemen untuk perang sarung. “Lalu pelaku bersama teman-temannya membawa senjata tajam celurit sehingga terjadi tawuran dan mengakibatkan korban luka sobek pada bagian punggung,” ungkap Maruli.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill