Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan
Kamis, 2 April 2026 | 21:28
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau para pemudik yang belum memiliki tiket untuk tidak masuk ke Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.
“Jika belum mempunyai tiket, jangan memaksakan diri memasuki pelabuhan,” kata Muhadjir saat memberikan keterangan pers di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Cilegon, Banten, Sabtu dini hari 30 April 2022, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Muhadjir, hal itu sebagai salah satu cara mengurangi kepadatan kendaraan di pelabuhan tersebut.
Kemudian, kalau sudah mendapatkan tiket, Muhadjir meminta agar pemudik untuk memerhatikan jam keberangkatan dan tidak tiba di Pelabuhan Merak terlalu cepat.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2016-2019 itu menambahkan, ada kecenderungan masyarakat yang sudah memiliki tiket terburu-buru berangkat ke pelabuhan sehingga tiba di tempat jauh sebelum waktunya.
“Banyak yang belum waktunya berangkat tetapi sudah berada di pelabuhan. Pihak pelabuhan, kan, tidak mungkin menolak,” tutur Muhadjir.
Terkait pemudik yang belum memiliki tiket, Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Junaidi menyebut, kalau mereka masuk ke pelabuhan, itu memperlama pelayanan penyeberangan.
Situasi tersebut bisa berdampak pada semakin padatnya antrean dan kemacetan di Pelabuhan Merak dan sekitarnya. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menaati aturan dan menyiapkan perjalanan sebaik-baiknya sehingga tidak terjadi penumpukan,” ujar Junaidi.
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TODAY TAGPerkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews